Google+
Loading...
INSPIRASI
Penulis: Yoel M Indrasmoro 04:23 WIB | Sabtu, 25 Mei 2019

Taat dalam Iman dan Kasih

Di Yerusalem yang baru itu manusia saling menyapa sebagai sesama, yang setara kedudukannya di hadapan Allah.
Visi (foto: istimewa)

SATUHARAPAN.COM – ”Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!” (Kis. 16:9). Itulah visi yang didapat Paulus di Troas. Dan Lukas mencatat: ”Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia...” (Kis. 16:10).

Mengapa Paulus melakukannya? Pertama, dia mengimani visi itu bukan bunga tidur, juga bukan kemauannya belaka. Dia mengimani, visi itu berasal dari Allah. Karena dari Allah—yang dikenalnya dalam Yesus Orang Nazaret—dia taat.

Kedua, Paulus mengasihi baik Yesus maupun orang Makedonia itu. Yesus tegas berkata, ”Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku” (Yoh. 14:23). Ada kaitan erat antara kasih dan ketaatan. Ketaatan adalah tanda kasih. Dalam kasus Paulus, dia juga mengasihi orang Makedonia itu. Karena itu, dia ingin memberikan yang terbaik dari yang dia miliki kapada orang Makedonia.

Menarik disimak, perjalanan menyeberang ke Makedonia itu tidak sia-sia. Di Filipi Paulus bertemu dengan Lidia, penjual kain ungu, yang menjadi percaya akan pemberitaan Injil Paulus. Bayangkan, seandainya Paulus tidak menyeberang ke Makedonia!

Apa yang dilakukan Paulus selaras dengan visi yang didapat Yohanes di pulau Patmos. Yohanes menjadi saksi akan hadirnya Yerusalem baru. Yerusalem baru sejatinya memang berbeda dengan Yerusalem lama. Keberadaan Yerusalem baru sesuai dengan arti namanya ”kota damai” karena persekutuan antara Allah dan manusia sungguh terwujud di kota itu.

Di Yerusalem yang baru itu manusia saling menyapa sebagai sesama, yang setara kedudukannya di hadapan Allah. Semua orang hamba; Allahlah Rajanya! Sejatinya, Yerusalem baru tak hanya persoalan masa depan di surga sana. Para pengikut Kristus dipanggil mewujudkannya di bumi ini sekarang.

Itu hanya mungkin terjadi kala para pengikut Kristus mau berbagi berkat, damai sejahtera, kabar baik, yang berasal dari Allah sendiri.

Selamat berbagi!

 

Editor : Yoel M Indrasmoro

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home