Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Febriana Dyah Hardiyanti 14:32 WIB | Jumat, 22 Juli 2016

Tak Ada Ayat Alquran Atur Umat Islam Pilih Gubernur Seiman

Diskusi dan Rilis Survei Pemilih DKI Jakarta dan Kinerja Petahana oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), hari Kamis (21/7), di Kantor SMRC, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Febriana DH)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Sebagai partai yang memberikan dukungannya kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), untuk maju menjadi calon Gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2107, Partai Golongan Karya (Golkar) menyatakan bahwa isu agama yang menyerang Ahok merupakan hal yang tidak patut terjadi.

Menurut Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia I (Jawa dan Sumatera) Partai Golkar, Nusron Wahid, bahkan tidak ada dalam ayat Alquran yang mengatur mengenai bagaimana umat Islam memilih pemimpin seperti gubernur.

“Tidak ada dalam Ayat Alquran yang mengatur umat Islam bagaimana memilih gubernur. Bahkan ada dalam sejarah Islam, seorang pemimpin yang bukan Islam dipilih untuk memimpin umat Islam dalam sebuah pemerintahan. Isu agama juga seharusnya tidak terjadi dalam demokrasi kita,” kata Nusron Diskusi dan Rilis Survei Pemilih DKI Jakarta dan Kinerja Petahana oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), hari Kamis (21/7), di Kantor SMRC, Menteng, Jakarta Pusat.

Ia sangat menyesalkan apabila isu agama sampai bisa menjadi tantangan terberat Ahok untuk dapat kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta karena isu ini akan melebar ke daerah lainnya di Indonesia. 

Menurutnya, agama merupakan bagian dari kepercayaan seseorang kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan tidak dapat diganggu oleh siapa pun. 

Namun, ia bersyukur di tengah isu agama tersebut hasil survei SMRC seperti memberi angin sejuk. Bahwasannya, hasil survei menyatakan tingkat dukungan warga Jakarta kepada Ahok semakin meningkat.

“Dari hasil survei itu saya bersyukur pemahaman warga Jakarta tentang agama baik, dan itu akan berdampak positif bagi konteks pembangunan toleransi umat beragama bangsa ini. Saya yakin Jakarta dengan tingkat kebangsaannya bisa menjadi miniatur Indonesia,” ujar Nusron.

Menurutnya, data survei akan dijadikan modal bagi Partai Golkar untuk proses pemenangan Ahok.

Sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyatakan tidak akan memberikan dukungan kepada Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Namun, Nusron memiliki keyakinan PDIP akan berbalik dan mendukung Ahok dalam pentas politik tersebut.

“Saya yakin PDIP juga akan bersama-sama kita mengusung Pak Ahok,” ujar Nusron.

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home