Google+
Loading...
FOTO
Penulis: Yoanes Sahala 16:50 WIB | Kamis, 20 April 2017

Tarian Pendet Ikut Sambut Kedatangan Wapres AS Pence

Tarian Pendet Ikut Sambut Kedatangan Wapres AS Pence
Lima penari pendet menarikan tarian khas Bali saat kunjungan kehormatan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Michael Richard Pence, di Istana Negara, Jakarta, hari Kamis (20/4). Pence sempat membisikkan sesuatu kepada Presiden Jokowi. (Foto-foto: BPMI Setpres)
Tarian Pendet Ikut Sambut Kedatangan Wapres AS Pence
Pence berkunjung disertai istrinya, Karen Pence, beserta dua putrinya, Audrey Pence, Charlotte Pence.
Tarian Pendet Ikut Sambut Kedatangan Wapres AS Pence
Iriana menjamu Karen Pence beserta kedua putrinya untuk kemudian bersama menuju acara pertunjukan seni dan budaya yang diselenggarakan di Istana Negara.
Tarian Pendet Ikut Sambut Kedatangan Wapres AS Pence
Ibu Negara Iriana dan Karen Pence telah lebih dahulu berada di Istana Negara setelah melakukan "spouse program".
Tarian Pendet Ikut Sambut Kedatangan Wapres AS Pence
Persembahan budaya tersebut merupakan salah satu acara yang diagendakan untuk ditampilkan menyambut Wapres Pence dan istri, Karen Pence, di Istana Merdeka Jakarta.
Tarian Pendet Ikut Sambut Kedatangan Wapres AS Pence
Saat sesi pernyataan pers bersama, Wapres Pence mengakui penyambutannya tersebut sangat berkesan dan tidak akan dilupakannya.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi), hari Kamis (20/4), menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Michael Richard Pence, yang datang ke Indonesia.

Pence berkunjung disertai istrinya, Karen Pence, beserta dua putrinya, Audrey Pence, Charlotte Pence.

Tepat pukul 10.00 WIB, rombongan Wapres Pence tiba dan disambut langsung oleh Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana di sayap barat Istana Merdeka.

Saat penyambutan itu, Wapres Pence tampak terkesan dengan penyambutan yang turut diberikan oleh para pelajar yang saat itu mengenakan pakaian daerah dari seluruh provinsi di Indonesia.

Presiden Joko Widodo kemudian memanggil sejumlah pelajar tersebut dan memperkenalkan mereka kepada keduanya. Sambil berbincang, Kepala Negara sekaligus menyampaikan keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia.

Saat sesi pernyataan pers bersama, Wapres Pence mengakui penyambutannya tersebut sangat berkesan dan tidak akan dilupakannya.

"Terima kasih atas penyambutan hangat yang sangat luar biasa dan berwarna yang kami dapatkan dari para anak-anak (pelajar) saat kami datang pagi ini. Tentu tidak akan saya lupakan sepanjang hidup saya," kata Wapres Pence.

Usai mengisi buku tamu, Presiden mengundang Wapres Pence untuk berbincang sejenak di teras belakang Istana Merdeka.

Sementara Iriana menjamu Karen Pence beserta kedua putrinya untuk kemudian bersama menuju acara pertunjukan seni dan budaya yang diselenggarakan di Istana Negara.

Persembahan budaya tersebut merupakan salah satu acara yang diagendakan untuk ditampilkan menyambut Wapres Pence dan istri, Karen Pence, di Istana Merdeka Jakarta.

Sebelum Presiden Jokowi dan Wapres Pence tiba di Istana Negara beralih dari Istana Merdeka, Ibu Negara Iriana dan Karen Pence telah lebih dahulu berada di Istana Negara setelah melakukan "spouse program".

Saat tiba keduanya duduk mendengarkan alunan musik khas Bali.

Tak berapa lama, lima penari pendet menarikan tarian khas Bali itu. Beberapa kali Pence sempat membisikkan sesuatu kepada Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi kemudian tampak beberapa kali menjelaskan sesuatu dan kemudian mereka tersenyum dan tertawa ringan bersama.

Setelah menyaksikan tarian pendet tersebut, Wakil Presiden AS Pence dan rombongan meninggalkan Istana Negara Jakarta menuju Istana Wakil Presiden untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Budi Bowoleksono.

Bagi Michael Pence, kunjungannya merupakan yang pertama kali ke Indonesia. Demikian halnya bagi Presiden Joko Widodo, pertemuannya dengan Wapres Pence sebagai bagian dari pemerintahan baru Amerika Serikat merupakan yang pertama meskipun komunikasi telah dilakukan sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kerja sama dan kemitraan. Utamanya pada bidang perdagangan dan investasi. (PR/Ant)

 

 

Editor : Melki Pangaribuan

Back to Home