Google+
Loading...
HAM
Penulis: Sabar Subekti 16:00 WIB | Selasa, 17 Maret 2020

Terkait Wabah COVID-19, Iran Bebaskan Sementara 85.000 Tahanan

Sipir di sebuah penjara di Iran. (Foto: dok. AFP)

TEHERAN, SATUHARAPAN.COM-Iran untuk sementara membebaskan sekitar 85.000 tahanan, termasuk tahanan politik, kata seorang juru bicara pengadilan, hari Selasa (17/3). Hal itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap epidemi virus corona.

Iran sejauh ini disebut sebagai pusat penyebaran virus corona baru yang dinamai COVID-19 di wilayah Timur Tengah. Iran berjuang melawan penyebaran cepat virus corona yang sejauh ini telah menginfeksi hampir 14.000 orang dan menewaskan lebih dari 720, menurut angka resmi.

Selain itu, stidaknya 12 politisi dan pejabat Iran, baik yang masih menjabat maupun mantan, telah meninggal karena penyakit tersebut, dan 13 orang lainnya terinfeksi dan sedang dalam karantina atau dirawat.

"Sekitar 50 persen dari mereka yang dibebaskan adalah tahanan terkait keamanan... Di Penjara, kami juga telah mengambil tindakan pencegahan untuk menghadapi wabah," kata juru bicara itu, Gholamhossein Esmaili.

Pada 10 Maret, Pelapor Khusus PBB untuk hak asasi manusia di Iran mengatakan dia telah meminta Teheran untuk membebaskan semua tahanan politik sementara dari penjara yang penuh sesak dan penuh penyakit untuk membantu membendung penyebaran virus corona.

Editor : Sabar Subekti

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home