Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Reporter Satuharapan 14:52 WIB | Rabu, 12 September 2018

Tim Pelajar DKI Jakarta Raih Silver Trophy di Moskwa

Tim Pelajar DKI Jakata yang mengikuti the 3rd International Olympiad of Metropolises, di Moskwa, Rusia, penggal awal September lalu, bergambar bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia dan Belarus, M Wahid Supriyadi. (Foto: KBRI Moskwa)

MOSKWA, SATUHARAPAN.COM – Tim pelajar DKI Jakarta yang berjumlah delapan orang berhasil meraih Silver Trophy sebagai the 2nd Place in the Team Competition pada the 3rd International Olympiad of Metropolises, di Moskwa, Rusia, 2-7 September 2018. Selain Jakarta, terdapat tujuh kota lain yang sama-sama menempati peringkat juara kedua, yaitu Belgrade, Sofia, Minsk, Istanbul, Budapest, Yerevan, dan Zagreb.

Delapan orang tim pelajar DKi Jakarta itu ialah Shafira Aurelia/SMAN 8 (Fisika), Hendrikus Hansen Witarsa/SMAK 3 Penabur (Matematika), Bennett Clement/SMAK 1 Penabur (Matematika), Daffa Fathani Adila/SMAN 8 (Fisika), Muhammad Dzul Fakhri/SMAN 68 (Kimia), Albert Sutiono/SMAK 1 Penabur (Kimia), Moses Mayer/SMA Jakarta Intercultural School (Komputer), dan Reinatt Hansel Wijaya/SMA Kanisius (Komputer).

Peringkat pertama, diraih tuan rumah Moskwa bersama Shanghai, Saint Petersburg, dan Hong Kong. Sedangkan Leipzig, Baku, Dushanbe, Innsbruck, Milan, Astana, Almaty, Bratislava, Bishkek dan Banja-Luka, sama-sama berbagi tempat ketiga.

Olimpiade diikuti oleh 33 kota besar dari 25 negara di Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika. Jakarta merupakan satu-satunya peserta dari Asia Tenggara. Bidang-bidang yang diperlombakan adalah pelajaran Matematika, Fisika, Kimia dan Komputer untuk kategori kelompok dan individu, serta blitz-contest. Tiap bidang pelajaran diikuti dua orang peserta dari tiap kota.

Pada kategori individu, Tim DKI Jakarta menyabet tujuh medali, terdiri atas tiga perak dan empat perunggu. Untuk medali perak, dua medali dipersembahkan dari Kimia dan satu dari Fisika. Sedangkan untuk medali perunggu, dua medali diperoleh dari Komputer dan dua medali lain masing-masing dari Matematika dan Fisika. Medali emas dengan nilai tertinggi untuk semua pelajaran yang diperlombakan disabet oleh para peserta dari Moskwa.

Sementara itu, untuk blitz-contest, dari 33 tim yang bertanding, Tim DKI Jakarta berhasil menempati urutan keenam, setelah Moskwa, Hong Kong, Shanghai, Belgrade, dan Sofia.

Shafira Aurelia, salah seorang peserta Tim DKI Jakarta mengatakan soal-soal yang diberikan tergolong sangat sulit dan awalnya sempat berpikir tidak akan mendapat medali. Shafira berhasil mendapat medali perunggu untuk kompetisi Fisika yang diikutinya.

“Di sini kami mendapat pengalamam baru, yaitu bertemu orang-orang dari berbagai negara dan bisa berkenalan. Pengalaman berharga lainnya mengetahui budaya Moskwa,” kata Shafira, satu-satunya peserta wanita di Tim DKI Jakarta.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia dan Belarus, M Wahid Supriyadi menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Tim Pelajar DKI Jakarta. Prestasi yang diraih tidak hanya membawa nama baik DKI Jakarta, tetapi juga Indonesia.

“Rusia merupakan salah satu negara yang memiliki keunggulan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk ilmu-ilmu pasti. Terdapat pula peluang Tim Olimpiade ini kemungkinan dapat belajar di Rusia di masa depan,” kata Dubes Wahid saat bertemu Tim DKI Jakarta, seperti dilansir situs resmi kemlu.go.id.

Olimpiade Metropolis diselenggarakan setiap tahun oleh Pemerintah Kota Moskow dengan mengundang para peserta dari berbagai kota metropolis yang menjadi mitranya. Untuk ketiga kalinya DKI Jakarta ikut serta pada olimpiade tersebut.

DKI Jakarta telah memiliki kerja sama antarprovinsi atau sister province dengan Moskwa.

Keberangkatan Tim DKI Jakarta ke Moskwa didampingi Suharno dan Sarjito dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, serta Irma Yuanita, orang tua salah seorang peserta.

Editor : Sotyati

Back to Home