Loading...
DUNIA
Penulis: Dewasasri M Wardani 16:08 WIB | Selasa, 21 April 2020

Total Infeksi COVID-19 Aktif Italia Turun Pertama Kali, Kematian Capai 24.114

Sebuah toko yang menjual produk anak-anak kembali dibuka di Roma, Italia, pada 15 April 2020. (Foto: Antara/Xinhua/Alberto Lingria)

ROMA, SATUHARAPAN.COM – Pandemi virus corona telah merenggut 24.114 nyawa di Italia, namun total infeksi aktif untuk pertama kalinya turun sejak pandemi tersebut menyebar di wilayah utara negara itu pada 21 Februari, menurut data terbaru yang dirilis oleh Departemen Perlindungan Sipil Italia pada Senin (20/4).

Dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, Kepala Departemen Perlindungan Sipil Angelo Borrelli mengatakan 454 kematian baru dilaporkan selama 24 jam terakhir.

Pada saat yang sama, sinyal positif datang dari statistik infeksi aktif, yang turun 20 kasus pada Senin (20/4) dibandingkan hari sebelumnya, dengan total 108.237 di seluruh Italia.

"Ini pertama kalinya kami melihat angka positif lebih lanjut ini, yang menunjukkan warga positif (COVID-19) saat ini menurun," kata Borrelli.

Jumlah kasus, termasuk infeksi aktif, kematian dan pulih naik 2.256 menjadi 181.228, kata Borrelli.

Statistik terkait tekanan terhadap rumah sakit dalam keadaan darurat COVID-19 juga tetap menggembirakan, menurut pejabat yang menangani tanggap darurat nasional.

Dari pasien yang saat ini terinfeksi, 2.573 di antaranya berada di unit perawatan intensif (ICU) atau turun 62 pasien dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, 24.906 lainnya dirawat di ruang perawatan normal, turun 127 pasien, dan 80.758 diisolasi di rumah karena tanpa gejala atau memiliki gejala ringan.

Borrelli menjelaskan jumlah pasien di ICU itu merupakan yang terendah sejak 20 Maret.

Sementara itu, 1.822 orang dinyatakan pulih dalam 24 jam, sehingga total pasien COVID-19 yang pulih di Italia menjadi 48.877 sejak pandemi itu merebak.

Italia, menerapkan karantina wilayah (lockdown) pada 10 Maret, untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19. Langkah itu, yang diperkirakan berlangsung hingga 3 Mei, akan diikuti oleh apa yang disebut "Fase Dua", yang meliputi "dimulainya kembali kegiatan sosial, ekonomi dan produktif secara bertahap," kata pemerintah Italia. (Xinhua/Ant)

 

BPK Penabur-Start Up
Zuri Hotel
Back to Home