Loading...
RELIGI
Penulis: Sotyati 10:02 WIB | Selasa, 28 Juni 2016

Umat Hindu Bali Rayakan Saraswati di Belgia

Warga Hindu Bali dari 12 negara di Eropa berkumpul di Pura Agung Shanti Buwana di Kompleks Taman Pairi Daiza, Brugelette, Belgia, merayakan Saraswati, hari ilmu pengetahuan. Dalam gambar, umat Hindu Bali di Eropa bergambar bersama Duta Besar RI Brussels Yuri Thamrin (mengenakan jas, berkacamata). (Foto: KBRI Brussels)

LONDON, SATUHARAPAN.COM - Lebih dari 400 umat Hindu asal Bali yang berada di seluruh Eropa berkumpul di Pura Agung Shanti Buwana di Kompleks Taman Pairi Daiza, Brugelette, Belgia, merayakan Saraswati, hari ilmu pengetahuan.

Ratusan umat Hindu Bali tersebut, yang juga berdatangan dari negara-negara lain di Eropa, yaitu Belanda, Inggris, Irlandia, Italia, Jerman, Luksemburg, Norwegia, Prancis, Polandia, Swedia, dan Swiss, bersama Dubes RI Brussels, Yuri Thamrin, merayakan Saraswati, demikian Sekretaris Dua Pensosbud KBRI Brusel, Ade Rina Chaerony-Herdiyanto kepada Antara London, Selasa (28/6).

Perayaan Saraswati pada akhir pekan lalu itu dimulai dengan persembahyangan yang berlangsung khidmat dan tertutup hanya bagi umat Hindu pada pagi hari.

Acara itu dilanjutkan dengan pertunjukan seni tari dan gamelan dari berbagai komunitas Hindu Bali di Eropa yang dikemas apik dalam “Bali Arts and Culture Festival”, yang juga disaksikan oleh ribuan pengunjung Parc Pairi Daiza.

Walaupun tidak semegah acara serupa di Bali, perayaan Saraswati di Belgia tahun ini adalah yang terbesar, karena peserta datang dari berbagai penjuru negara di Eropa.

Mereka datang bukan saja karena ingin sembahyang atau bertemu dengan sesama warga asal Bali, namun lebih karena komitmen yang kuat untuk mempertahankan budaya sebagai jati diri mereka, ujar Ketua Komunitas Bali Belgia dan Luksemburg, Banjar Shanti Dharma, I Made Agus Wardana.

Perayaan Saraswati dibuka oleh Duta Besar RI Brussels yang dalam sambutan pembukaannya menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada umat Hindu Bali di Eropa yang masih sangat lekat mempertahankan sekaligus melestarikan budaya Bali di Eropa.

Dubes RI mengharapkan perayaan Saraswati ini berdampak pada meningkatnya pemahaman masyarakat Eropa tentang keberagaman budaya Indonesia, serta menjadi ajang promosi untuk lebih meningkatkan jumlah wisatawan Eropa ke Indonesia, terlebih dengan dikukuhkannya Indonesia sebagai Guest Country Festival Europalia 2017.

Rangkaian persembahyangan dan pentas seni dalam Perayaan Saraswati ini, dilakukan di Pura Hindu Bali termegah di luar Indonesia yang berada di Belgia, yaitu Pura Agung Shanti Buwana, di dalam Parc Pairi Daiza. Terletak 85 km dari ibu kota Brussels, Parc Pairi Daiza adalah milik Konsul Kehormatan Indonesia untuk Wilayah Wallonia di Belgia, Mr Eric Domb.

Pada pentas seni perayaan Saraswati kali ini, ditampilkan sekitar 100 orang penabuh gamelan dan penari Bali yang di antaranya berasal dari Grup Gamelan Saling Asah (Belgia), Banjar Shanti Dharma (Belgia), Bali Puspa (Jerman), Sekar Jagat Indonesia (Prancis), Puspa Warna (Prancis), Pantcha Indera (Prancis), Banjar Suka Duka (Belanda) dan Gender Wayang (Jerman).

KBRI Brussels mendukung peringatan hari besar keagamaan umat Hindu Bali di Parc Pairi Daiza tersebut. Acara ini menjadi ajang promosi seni budaya Indonesia yang sangat efektif karena ribuan pengunjung Parc Pairi Daiza turut menyaksikannya.(Ant)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home