Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 10:46 WIB | Jumat, 25 Mei 2018

Upaya Bunuh Diri Remaja AS Meningkat Drastis 10 Tahun Terakhir

Ilustrasi. Upaya atau niat bunuh diri dalam sepuluh tahun terakhir di Amerika meningkat pesat. terutama di kalangan gadis remaja. (Foto: usnews.com)

AMERIKA SERIKAT, SATUHARAPAN.COM – Jumlah anak-anak dan remaja yang dilarikan ke rumah sakit karena upaya atau niat bunuh diri dalam sepuluh tahun terakhir di Amerika, meningkat pesat.

Para periset yang meneliti 31 rumah sakit di seluruh Amerika memperoleh temuan, antara tahun 2008-2011, ada 31.000 anak-anak yang dirawat di rumah sakit terkait bunuh diri.

Sementara jumlah mereka yang dirawat karena niat atau upaya bunuh diri antara tahun 2012-2015, jumlahnya berlipat ganda menjadi 80.000 kasus. Hampir dua per tiga di antaranya adalah perempuan.

Peneliti dari Universitas Vanderbilt di Tennessee, mencatat bahwa pikiran dan upaya bunuh diri lebih banyak terjadi pada musim gugur dan musim semi, dan menurun pada musim panas, yang hal ini menunjukkan lebih besarnya tekanan pada masa sekolah.

Meskipun pikiran dan upaya bunuh diri meningkat di antara usia antara 5-15 tahun, peningkatan terbesar terjadi pada remaja yang lebih tua. Separuh dari orang yang dirawat atau datang ke rumah sakit dalam penelitian ini berusia antara 15-17 tahun. Hampir 40 persen mereka yang dirawat adalah anak-anak berusia 12-15 tahun.

Pikiran dan upaya bunuh diri, bahkan terjadi pada anak-anak semuda usia lima tahun.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal medis Pediatrics ini, dipaparkan ketika frekuensi penembakan di sekolah dan laporan tentang perisakan di dunia maya (cyber-bullying) di sekolah-sekolah Amerika, menjadi topik-topik utama diskusi, dengan hanya sedikit resolusi.

“Meningkatnya dampak masalah kesehatan mental di rumah sakit dan klinik anak-anak tidak bisa diabaikan lebih lama lagi,” kata Dr Greg Plemmons, peneliti utama dan asisten profesor di Clinical Pediatrics di Monroe Carell Jr Children’s Hospital di Vanderbilt, “khususnya pada saat ketika sumber daya kesehatan mental bagi anak-anak di seluruh Amerika tampak statis dan sangat langka.”

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika CDC, bunuh diri adalah penyebab kematian remaja tertinggi ketiga di Amerika, setelah kecelakaan dan pembunuhan. (Voaindonesia.com)

 

 

Editor : Sotyati

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
Zuri Hotel
Back to Home