Google+
Loading...
FOTO
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 14:45 WIB | Selasa, 10 April 2018

Upaya Penyelamatan Gajah Winggo oleh CRU Alue Kuyun

Upaya Penyelamatan Gajah Winggo oleh CRU Alue Kuyun
Penyelamatan gajah Winggo oleh tim Conservation Response Unit (CRU) Alue Kuyun, Kabupaten Aceh Barat. (Foto-foto: BKSDA Aceh)
Upaya Penyelamatan Gajah Winggo oleh CRU Alue Kuyun
Upaya Penyelamatan Gajah Winggo oleh CRU Alue Kuyun
Upaya Penyelamatan Gajah Winggo oleh CRU Alue Kuyun
Upaya Penyelamatan Gajah Winggo oleh CRU Alue Kuyun

ACEH BARAT, SATUHARAPAN.COM - Setelah berjuang dalam upaya penyelamatan selama delapan  jam, Conservation Response Unit (CRU) Alue Kuyun, Kabupaten Aceh Barat berhasil menyelamatkan gajah Winggo dari jebakan lumpur.

Winggo adalah satu dari empat gajah jinak yang ditempatkan bersama mamout (pawang gajah) di wilayah CRU Alue Kuyun untuk mendukung penanggulangan konflik antara manusia dan gajah liar. CRU Alue Kuyun sendiri merupakan CRU ketujuh yang dimiliki Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Aceh.

Dalam keterangan yang diterima satuharapan.com, pada hari Senin (9/4) Winggo dan 3 gajah jinak lainnya di CRU Alue Kuyun biasa diangon setelah mandi pagi untuk mendapat pakan tambahan. Sekira pukul 09.00 WIB satu gajah bernama Winggo terjebak ke dalam lumpur yang merupakan bekas sumur tua di sekitar lokasi CRU Alue Kuyun. Jalur tersebut adalah jalur yang biasa dilalui gajah-gajah tersebut, namun tidak diketahui bahwa di dalam kubangan lumpur itu terdapat bekas sumur tua yang berukuran cukup besar. 

Melihat gajah terperosok ke dalam lumpur, mahout-mahout yang dipimpin leader CRU Boim, segera berupaya mengeluarkan Winggo. Alih-alih bisa keluar, gerakan meronta gajah Winggo justru membuatnya terbenam lumpur semakin dalam.

"Setelah mendapatkan laporan tersebut dari Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 dan Kepala Pusat Konservasi Gajah Saree, Aceh Besar akhirnya diputuskan untuk menurunkan tim PKG Saree untuk segera berangkat ke Alue Kuyun dengan membawa gajah tarik guna menyelamatkan gajah Winggo yang dilaporkan mulai lemas." jelas Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo kepada satuharapan.com, Selasa (10/4).

Kepala BKSDAE Aceh juga memerintahkan leader CRU Alue Kuyun agar melakukan upaya yang dapat membuat Winggo tetap survive sambil menunggu kedatangan tim PKG Saree. Sekira pukul 18.00 WIB setelah melewati delapan jam upaya penyelamatan, dengan upaya yang tidak kenal lelah dari tim CRU Alue Kuyun gajah Winggo bisa dikeluarkan dari jebakan lumpur dengan selamat sebelum tim PKG Saree tiba di lokasi.

 

Back to Home