Loading...
EKONOMI
Penulis: Melki Pangaribuan 18:56 WIB | Sabtu, 07 Januari 2017

Usaha Pensiunan: Bisnis Salon Kecantikan

Perlu mengetahui tren ragam model rambut, cara mengguntingnya, serta semua jenis pelayanan salon seperti creambath, facial, dan tata rias wajah.
Ilustrasi. Seorang wanita sedang creambath. (Foto: wheniwork.com)

SATUHARAPAN.COM – Bagi kaum wanita penampilan merupakan salah satu yang sangat penting. Mereka selalu berusaha untuk mempercantik dirinya melalui berbagai cara. Salah satu cara mereka untuk mempercantik diri adalah dengan pergi ke salon.

Di salon mereka dapat mempercantik model rambut, merawat wajah, dan menjaga kecantikan kulit. Di tempat favorit ini mereka merasa dimanjakan dengan berbagai perawatan yang membuat mereka merasa cantik dan percaya diri.

Nah di sinilah letak peluang untuk menjalankan usaha salon. Dengan mendirikan sebuah salon tentu saja potensi penghasilan yang cukup lumayan besar akan diraih karena banyak dikunjungi oleh pelanggan yang ingin mempercantik penampilan mereka.

Jika tertarik untuk melakukan bisnis ini ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan. Dalam buku "99 Bisnis bagi Pensiunan" persiapan tersebut disebutkan yaitu, satu, perlu mengetahui tren ragam model rambut, cara mengguntingnya, serta semua jenis pelayanan salon seperti creambath, facial, dan tata rias wajah.

Dua, siapkan tempat yang akan dijadikan sebagai salon. Usahakan tempat strategis dan nyaman.

Tiga, atur interior salon senyaman dan elegan sehingga pelanggan akan betah dan merasa nyaman berada di dalamnya.

Empat, siapkan berbagai peralatan dan perlengkapan serta dan carilah karyawan yang akan membantu bisnis ini.

Hambatan dan Strategi

Dalam buku "99 Bisnis bagi Pensiunan" dikatakan bahwa dalam menjalankan usaha ini tentu akan bertemu dengan beberapa kendala atau hambatan, seperti menjamurnya usaha salon di mana-mana,

Kemudian perubahan tren yang sangat cepat terjadi. Hal ini sebaiknya disikapi sebagai sebuah tantangan pemacu kreativitas salon yang dijalankan.

Selanjutnya kendala teknis seperti pemadaman aliran listrik atau rusaknya peralatan dimungkinkan terjadi.

Dan beberapa strategi untuk menjalankan bisnis ini, yaitu, pertama, berikan penawaran harga yang bersaing dan pantas.

Kedua, berikan promo promo khusus yang berbeda setiap bulan.

Ketiga, berikan pelayanan prima dan jauh lebih baik dari salon yang lain yang ada tempat selalu amati trend gaya rambut baik dalam maupun luar negeri

Analisis Bisnis

Analisis bisnis ini hanyalah perkiraan berdasarkan buku "99 Bisnis bagi Pensiunan".

Modal usaha

  • Sewa tempat satu tahun Rp 9.000.000
  • Stok kosmetik dan perlengkapan salon Rp 1.000.000

Aset

  • Lemari dan peralatan salon Rp 10.000.000
  • Dekorasi Rp 2.000.000

Jumlah modal usaha Rp 22.000.000

Dengan metode garis lurus dan masa manfaat aset selama 8 tahun, maka beban penyusutan per bulan jika nilai residu 0 Rp  adalah sebesar Rp 12.000.000 / (8 tahun x 12 bulan) = Rp 125.000 per bulan.

Perhitungan laba rugi per bulan

Pendapatan rata-rata satu bulan

  • 7 pelanggan x Rp 50.000 x 30 hari = Rp 10.500.000

Harga pokok per bulan:

  • Kosmetik dan perlengkapan salon Rp 1.000.000

Laba kotor perbulan Rp 9.500.000

Beban umum dan lain-lain

  • Sewa tempat Rp 9.000.000 / 12 bulan = Rp 750.000
  • Gaji dua karyawan Rp 1.500.000
  • Penyusutan Rp 125.000
  • Biaya air dan listrik Rp 500.000
  • Peralatan alat-alat salon Rp 200.000
  • Biaya umum lainnya Rp 100.000

Jumlah Rp 3.175.000

Laba bersih per bulan Rp 6.325.000

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home