Loading...
RELIGI
Penulis: Prasasta Widiadi 10:29 WIB | Selasa, 25 Oktober 2016

WCC Gelar Kunjungan Solidaritas ke Etiopia

Ilustrasi: Diperkiraan dua juta orang menghadiri perayaan keagamaan orang-orang Oromo, Etiopia yang berujung bentrokan antara aparat keamanan dan pengunjuk rasa, menewaskan ratusan orang (Foto: sudantribune.com)

ADDIS ABABA, SATUHARAPAN.COM - Delegasi Dewan Gereja Dunia (World Council of Churches/WCC), dipimpin moderator Komite Pusat WCC Agnes Abuom, melakukan kunjungan ke Addis Ababa, Etìopia, pada 21-22 Oktober sebagai ungkapan solidaritas kepada gereja-gereja anggota di sana.

Menurut oikoumene.org, pada hari Senin (24/10), delegasi bertemu dengan pemimpin dari gereja-gereja di Etiopia, anggota dewan lintas agama Etìopia, dan perwakilan pemerintah.

Kunjungan itu diselenggarakan dalam menanggapi laporan kerusuhan di Etìopia dan ratusan kematian demonstran, penangkapan besar-besaran, dan deklarasi keadaan darurat oleh Pemerintah Etìopia. WCC sejak lama mengakui sejarah dan peran penting Etìopia untuk Afrika. Delegasi tersebut ingin menunjukkan bahwa hubungan antaragama di Etìopia kuat, kooperatif dan produktif, dan dapat dijadikan tolok ukur membangun kerja sama membangun perdamaian.

Etìopia telah menikmati pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan progresif selama lebih dari dua dekade, dengan perdamaian dan stabilitas selama 20 tahun terakhir. Addis Ababa telah menjadi tempat terselenggaranya pertemuan Uni Afrika, dalam pertemuan itu semua Konferensi Gereja-gereja di Afrika berstatus pengamat.

Delegasi bertemu dengan patriark dari Gereja Ortodoks Etìopia Tewahedo, Abune Mathias, presiden dari Gereja Injili Mekane Yesus Etìopia, Wakseyoum Idosa Negeri, Kardinal Berhaneyesus dari Gereja Katolik Etìopia, Pastor Zerihun Degu.

Selain itu ada Sekretaris Jenderal Inter-Religious Council of Etìopia (Dewan Antar-Agama Etìopia), Dr Hulluf Weldsilassie, presiden Inter-Religious Council of Etìopia, Mulatu Teshome, presiden Republik Demokratik Federal Etìopia, Menteri Luar Negeri Etìopia, Tedros Adhanom Gebreyesus, perwakilan dari anggota ACT Alliance bekerja di Etìopia.

Kunjungan tersebut dimaksudkan terutama sebagai isyarat solidaritas dengan gereja-gereja anggota WCC di Etìopia.

Delegasi menyampaikan keprihatinannya tentang situasi yang terjadi, dan menyatakan WCC selalu mendukung gereja dan inisiatif yang sudah dilakukan oleh komunitas agama setempat. Selain itu WCC berharap Etìopia akan melanjutkan peran pentingnya sebagai pemimpin di kawasan dan dunia.

Delegasi menjelaskan banyak gereja anggota WCC berpengalaman dengan kejadian serupa di wilayah itu dan sekitarnya.

Sejumlah pemimpin gereja menyatakan penghargaan atas surat sekretaris umum dan kunjungan solidaritas. Mereka meminta WCC dan gereja-gereja anggotanya untuk terus membawa Etiopia dan orang-orangnya dalam doa, dan untuk mendukung upaya membangun hubungan antaragama saat ini, seperti Etìopia bekerja menuju resolusi adil dan damai.

Selain Agnes Abuom, delegasi termasuk Uskup Agung Bernard Ntahoturi (Gereja Anglikan Burundi), Uskup Tor Berger Jorgensen (Gereja Norwegia/Lutheran World Federation).

Selain itu ada anggota komite pusat WCC, Anne Glynn-Mackoul (Ortodoks Yunani Patriarchate dari Antiokhia),  perwakilan ACT Alliance Gorden Simango, dan staf sekretaris eksekutif untuk Afrika WCC,  Nigussu Legesse. (oikoumene.org)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home