Google+
Loading...
HAM
Penulis: Prasasta Widiadi 11:13 WIB | Senin, 24 Oktober 2016

WCC Ucapkan Selamat Terpilihnya Sekjen PBB yang Baru

Antonio Guterres saat berpidato di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). (Foto: oikoumene.org)

JENEWA, SATUHARAPAN.COM – Terpilihnya Antonio Guterres sebagai Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang baru mendapat apresiasi dari World Council of Churches (WCC) atau Dewan Gereja Dunia.

“Ini adalah berita bagus untuk PBB dan untuk semua yang membutuhkan PBB untuk memenuhi tugas-tugas penting di zaman kita,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) WCC Olav Fykse Tveit dalam sebuah surat kepada Guterres, seperti diberitakan oikoumene.org, hari Jumat (21/10).

“Saya mengagumi keberanian Anda, kejelasan, dan kasih sayang sejati Anda dengan orang-orang yang menderita di dunia,” tulis Tveit dalam surat tersebut.

Tveit meyakinkan Guterres mendapat dukungan dan doa WCC.

“Dalam berbagai krisis global yang terjadi bersamaan, pengalaman dan kebijaksanaan Anda akan sangat dibutuhkan, mungkin sekarang hal itu sangat dibutuhkan dalam jumlah yang lebih banyak apalagi Anda akan memimpin lembaga seperti PBB,” tulis Tveit.

Guterres, sebelumnya Perdana Menteri Portugal, dia secara resmi akan dilantik menggantikan Ban Ki-moon sebagai Sekjen PBB pada Januari 2017.

Tveit menulis saat Guterres masih memegang jabatan sebagai Komisaris Tinggi United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang membawahi masalah pengungsi telah menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi banyak orang di masyarakat internasional dan di seluruh dunia.

Menurut Wikipedia, Guterres menjabat Komisioner Tinggi UNHCR pada periode 2005 sampai 2010. “Saat prinsip-prinsip hukum internasional kemanusiaan tentang pengungsi dan kebijakan -  dan kemampuan PBB untuk krisis pengungsi yang berpindah paksa – berada di bawah tekanan yang tidak terduga sebelumnya, Anda memimpin dengan penuh prinsip, energik dan efektif untuk pengungsi PBB,” tulis Tveit.  

Tveit menambahkan Guterres memiliki komitmen kemanusiaan untuk meringankan penderitaan orang yang paling rentan, yakni pengungsi dan mereka yang terkena dampak konflik. Selain itu, menurut Tveit, Guterres juga berkomitmen untuk kesetaraan gender pasti akan terus menjadi prioritas baginya selama masa jabatannya menulis Tveit.

“Saya yakin anda memiliki komitmen yang kuat untuk keterlibatan dengan komunitas iman, seperti yang ditunjukkan dalam ‘UNHCR High Commissioner’s Dialogue on Faith and Protection’ atau Dialog Komisaris Tinggi UNHCR tentang Iman dan Perlindungan, dan saya yakin hal tersebut akan menjadi kepemimpinan Anda di PBB,” kata Tveit.

Tveit mencatat WCC telah bekerja untuk keadilan dan perdamaian bersama dan sering bekerja sama dengan PBB sejak kedua organisasi tersebut terbentuk.

“Melalui Komisi yang mengurusi masalah internasional – Commission of the Churches on International Affairs (CCIA) – WCC adalah salah satu organisasi non-pemerintah yang melakukan dialog  konsultatif dengan PBB, dan memberikan kontribusi secara aktif untuk penyusunan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan proses mendasar lainnya,” tulis Tveit. (oikoumene.org)

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum

Zuri Hotel
Back to Home