Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 07:06 WIB | Selasa, 15 September 2020

WHO Peringatkan Peningkatan Kematian Akibat COVID-19 di Eropa Oktober – November

Siswa berkumpul di luar halaman SMA Visconti pada hari pertama pembukaan kembali di Roma, hari Senin (14/9/2020). (Foto: AP)

KOPENHAGEN, SATUHARAPAN.COM-Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan Eropa akan melihat peningkatan jumlah kematian harian COVID-19 pada Oktober dan November mendatang, kata kepala cabang Eropa badan itu kepada AFP, hari Senin (14/9).

"Ini akan semakin sulit. Pada Oktober, November, kita akan melihat lebih banyak kematian," kata direktur WHO Eropa, Hans Kluge, karena benua itu saat ini mengalami lonjakan kasus meskipun jumlah kematian relatif stabil.

Namun, kebangkitan kembali diperkirakan akan menyebabkan peningkatan kematian setiap hari, kata WHO. "Ini adalah momen di mana negara-negara tidak ingin mendengar berita buruk ini, dan saya mengerti," kata Kluge kepada AFP dalam sebuah wawancara. Dia menekankan bahwa dia sekaligus ingin mengirim "pesan positif" bahwa pandemi "akan berakhir, saat ini atau waktu lainnya."

Bukan Vaksin, Tetapi Cara Hidup

Sebanyak 55 negara anggota WHO Eropa mengadakan pertemuan online pada hari Senin dan Selasa (14-15/9) untuk membahas tanggapan mereka terhadap virus corona baru dan menyetujui strategi lima tahun mereka secara keseluruhan.

Namun Kluge, yang berbasis di Kopenhagen, memberikan peringatan kepada mereka yang percaya bahwa pengembangan vaksin akan mengakhiri pandemi. "Saya mendengar sepanjang waktu: 'vaksin akan menjadi akhir dari pandemi'. Tentu saja tidak!," kata warga Belgia itu.

"Kami bahkan tidak tahu apakah vaksin itu akan membantu semua kelompok populasi. Kami mendapatkan beberapa tanda sekarang bahwa vaksin itu akan membantu satu kelompok dan bukan untuk kelompok lain," katanya. "Dan kemudian jika kita harus memesan vaksin yang berbeda, sungguh mimpi buruk logistik!"

"Akhir pandemi adalah saat kita sebagai komunitas akan belajar bagaimana hidup dengan pandemi ini. Dan itu Bergantung pada kita dan itu pesan yang sangat positif," katanya.

Jumlah kasus di Eropa meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir, terutama di Spanyol dan Prancis. Pada hari Jumat (11/9) saja, lebih dari 51.000 kasus baru dilaporkan di 55 negara di WHO Eropa, lebih dari puncak tertinggi pada bulan April, menurut organisasi tersebut.

Sementara itu, jumlah kematian harian tetap pada tingkat yang sama sejak awal Juni, dengan sekitar 400-500 kematian per hari terkait dengan COVID-19, menurut data WHO. (AFP)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home