Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 18:56 WIB | Senin, 27 Juni 2016

Ahok: Kamera Pengawas Permudah Pengawasan Ganjil Genap

Ilustrasi. Antrean kendaraan di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. (Foto: Dok. satuharapan.com/Dedy Istanto)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) mempermudah pengawasan penerapan kebijakan ganjil genap.

"Pengawasan untuk kebijakan ganjil genap itu lebih mudah, karena sekarang ini kan CCTV semakin banyak, jadi semuanya bisa dipantau dengan baik," kata dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, hari Senin (27/6).

Selain kamera pengawas, menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, pengawasan di lapangan juga didukung dengan banyaknya polisi lalu lintas yang berjaga di kawasan penerapan kebijakan ganjil genap.

"Jadi, kalau ada pengendara yang sengaja mengganti plat nomor, petugas bisa saja mendatanginya kemudian langsung mengecek surat-suratnya. Kalau STNK-nya tidak sesuai, bisa langsung dipidana," ujar Ahok.

Dia mengungkapkan kebijakan ganjil genap diterapkan di kawasan eks 3in1. Selain itu, waktu pemberlakuan ganjil genap juga tidak jauh berbeda dengan 3in1.

"Kawasan penerapan ganjil genap itu sama saja seperti 3in1, yaitu Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Sisingamangaraja dan sebagian Jalan Gatot Subroto (simpang Kuningan hingga Gerbang Pemuda)," ungkap Ahok.

Kebijakan tersebut berlaku setiap Senin sampai Jumat mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan pukul 16.00 hingga 20.00 WIB. Pembatasan ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional.

Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta akan melakukan sosialisasi kebijakan ganjil genap mulai 28 Juni hingga 26 Juli 2016. Sedangkan masa uji cobanya akan dimulai dari 27 Juli hingga 26 Agustus 2016.

Setelah berakhirnya masa sosialisasi serta masa uji coba, kebijakan pembatasan ganjil genap baru akan diberlakukan secara efektif mulai 30 Agustus 2016. (Ant)

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home