Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 21:12 WIB | Kamis, 10 September 2015

Aksi Kamisan Peringati 11 Tahun Terbunuhnya Munir

Aksi Kamisan Peringati 11 Tahun Terbunuhnya Munir
Aksi Kamisan ke-411 digelar di seberang Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (10/9) memperingati 11 tahun terbunuhnya aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib dan peristiwa 16 tahun penembakan yang terjadi di Aceh serta 31 tahun tragedi Tanjung Priok. Dalam aksinya para korban dan keluarga korban meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera tuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi dengan menuliskan harapan di sebuah kertas yang digantungkan pada ranting pohon sebagai bagian dari bentuk aksi. (Foto-foto: Dedy Istanto).
Aksi Kamisan Peringati 11 Tahun Terbunuhnya Munir
Salah satu aktivis HAM saat menggantungkan harapan ke sebuah kertas yang dituliskan sebagai bentuk aksi pada ranting pohon yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menuntaskan kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia.
Aksi Kamisan Peringati 11 Tahun Terbunuhnya Munir
Salah satu korban tragedi tahun 1965 saat menuliskan harapan pada sebuah kertas yang bertuliskan untuk segera menuntaskan kasus pelanggaran HAM yang terjadi dalam aksi Kamisan ke-411 di seberang Istana Negara, Jakarta Pusat.
Aksi Kamisan Peringati 11 Tahun Terbunuhnya Munir
Salah satu aktivis HAM saat menggantungkan kertas yang berisi harapan terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia untuk segera dituntaskan.
Aksi Kamisan Peringati 11 Tahun Terbunuhnya Munir
Salah satu korban pelanggaran HAM saat menggelar aksi Kamisan ke-411 di seberang Istana Negara meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menuntaskan kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia.
Aksi Kamisan Peringati 11 Tahun Terbunuhnya Munir
Kertas-kertas yang tergantung pada ranting pohon berisi harapan agar kasus-kasus pelanggaran HAM segera dituntaskan yang dituliskan oleh korban dan keluarga korban pelanggaran HAM dalam aksi Kamisan ke-411.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Aksi “Kamisan” ke-411 peringati 11 tahun pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir di seberang Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, hari Kamis (10/9).

Selain peringatan tewasnya Munir, aksi ini juga memperingati 16 tahun penembakan yang terjadi di Markas Polisi Resort (Mapolres) Aceh Selatan dan 31 tahun tragedi Tanjung Priok. Dalam aksinya para korban dan keluarga korban pelanggaran HAM masa lalu serta aktivis HAM bersama-sama menuliskan harapan disebuah kertas yang digantungkan pada ranting kering sebagai bagian dari bentuk aksi meminta kasus-kasus pelanggaran HAM dituntaskan.

Harapan tersebut ditujukan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menuntaskan kasus pelanggaran HAM terwujud sebagaimana janji yang pernah dilontarkan pada masa kampanyenya. Presiden Joko Widodo diminta untuk bertindak tegas dengan membuka aktor intelektual dalam pembunuhan Munir Said Thalib dan segera tuntaskan kasusnya. Selain itu meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk segera menyelesaikan penyelidikan atas kelima kasus pelanggaran HAM di Aceh dan terakhir memberikan hak atas keadilan, kebenaran dan pemulihan kepada korban dan keluarga korban pelanggaran HAM

Terkait dengan peristiwa Tanjung Priok para korban dan keluarga korban juga meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membangun tugu peringatan di lokasi tragedi Tanjung Priuk terjadi 31 tahun lalu. 

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home