Loading...
INDONESIA
Penulis: Reporter Satuharapan 10:44 WIB | Rabu, 15 April 2020

Anggaran HUT Surabaya Rp3,7 Miliar Dialihkan untuk Penanganan COVID-19

Ilustrasi. Warga menyaksikan parade budaya atau dikenal “Surabaya Vaganza” 2019 yang digelar di sejumlah jalan protokol Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (24/3/ 2019). (Foto: Antara/Abdul Hakim)

SURABAYA, SATUHARAPAN.COM – Anggaran yang disiapkan untuk seluruh kegiatan seni, budaya, dan pariwisata, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-727 Kota Surabaya, Jatim, sebesar Rp3,7 miliar, dialihkan untuk percepatan penanganan virus corona atau COVID-19.

Ketua Komisi D Bidang Kesra DPRD Surabaya Khusnul Khotimah, di Surabaya, Rabu (15/4), mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata (Disparta) Surabaya untuk memastikan anggaran penyambutan kegiatan HUT ke-727 Kota Surabaya dirasionalisasi.

“Jadi kegiatan yang mendatangkan massa, misalnya Festival Rujak Uleg, Pemilihan Duta Cak dan Ning Surabaya, dan Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan, berikut anggaran yang melekat, dirasionalisasi atau diahlikan untuk penganan COVID-19,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, sebelumnya mengatakan ada tiga kegiatan besar yang melibatkan massa dalam rangkaian peringatan HUT ke-727 Kota Surabaya, ditunda sebagai upaya dari antisipasi pencegahan penularan COVID-19.

Tiga kegiatan besar tersebut, Festival Rujak Uleg tadinya direncanakan berlangsung pada Sabtu (5/4), Grand Final Cak dan Ning pada Kamis (9/4), dan Surabaya Vaganza pada Sabtu (12/4).

Penundaan tersebut dilakukan sebagai langkah meminimalisir kontak atau hubungan langsung. Sebab, kata Antiek, dalam kegiatan tersebut terjadi pengerahan massa yang dinilai cukup besar seperti Festival Rujak Uleg yang melibatkan 1.500 orang peserta, begitu juga dengan Surabaya Vaganza diikuti banyak warga Surabaya.

Selain itu, kata Antiek, beberapa pemimpin perusahaan atau instansi yang menjadi peserta Surabaya Vaganza juga menyatakan mundur. Hal ini tentunya sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penularan COVID-19. “Sehingga kita ambil keputusan itu (ditunda),” katanya. (Ant)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home