Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 09:21 WIB | Rabu, 30 Maret 2022

AS Menolak Fakta Bahwa Rusia Menarik Pasukannya di Ukraina

Prajurit Ukraina mengamankan lokasi pengeboman di sebuah pusat perbelanjaan saat invasi Rusia ke Ukraina berlanjut, di Keiv, 21 Maret 2022. (Foto: dok. Reuters)

WASHINGTON DC, SATUHARAPAN.COM-Pentagon pada hari Selasa (29/3) menanggapi klaim Rusia bahwa mereka mengurangi operasi militer di Ukraina, menolak untuk menyebut bahwa langkah Moskow itu sebagai "penarikan" atau "mundur."

"Kami percaya bahwa ini adalah reposisi, bukan penarikan nyata," kata Sekretaris Pers Pentagon, John Kirby.

Kirby menambahkan: “Kami melihat sejumlah kecil sekarang yang tampaknya menjauh dari Kiev (ibu kota Ukraina), ini pada hari yang sama ketika Rusia mengatakan mereka mundur.”

Komentar Pentagon muncul beberapa jam setelah Rusia mengatakan akan mengurangi operasi militer di sekitar ibu kota Ukraina, Kiev, saat pembicaraan damai akan dilanjutkan.

Kirby mengatakan Rusia "gagal" dalam tujuannya untuk merebut Kiev tetapi memperingatkan bahwa perang belum berakhir.

"Kami pikir apa yang mungkin mereka pikirkan adalah reposisi untuk memprioritaskan tempat lain," kata Kirby. “Kita semua harus bersiap untuk waspada terhadap serangan besar-besaran terhadap wilayah lain di Ukraina.”

Secara terpisah, Pentagon mengumumkan bahwa 10 jet tempur F-18 dan lebih dari 200 tentara AS dikerahkan ke Lithuania. Ini terjadi sehari setelah AS mengumumkan bahwa mereka mengirim enam pesawat EA-18G Growler ke Jerman.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home