Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 11:19 WIB | Jumat, 15 Mei 2020

Badai Arthur Diperkirakan Akan Melanda Laut Bahama

Badai Florence diperlihatkan bergolak di Samudra Atlantik seperti yang dilihat oleh kamera di luar Stasiun Luar Angkasa Internasional, pada 12 September 2018. (Foto: dok. NASA/Reuters)

SATUHARAPAN.COM-Pusaran badai dan awan di Selat Florida kemungkinan akan menjadi badai Atlantik pertama yang disebut pada tahun 2020, yang akan menandai rekor tahun keenam berturut-turut yang terbentuk sebelum dimulainya musim badai pada 1 Juni.

Sistem tekanan rendah, yang dinamai Arthur, memiliki peluang 70 persen untuk menjadi badai tropis atau sub-tropis dalam 48 jam, dan 80 persen dalam lima hari saat bergerak ke timur laut di atas Bahama, kata Pusat Badai Nasional AS, hari Kamis (14/5) malam.

"Terlepas dari perkembangannya, gangguan akan terus membawa hujan deras ke bagian-bagian utama Florida, Florida tenggara dan Bahama sampai hari Sabtu (16/5)," kata pusat itu dalam pernyataannya.

"Hembusan angin badai tropis juga memungkinkan terjadi." Pesawat Cadangan Angkatan Udara akan terbang ke sistem badai itu hari Jumat 915/50 untuk mengukur kekuatan dan strukturnya. Badai mendapat nama ketika kecepatan anginnya tercatat mencapai 39 mil (63 kilometer) per jam.

Banyak ahli memperkirakan musim badai Atlantik 2020 akan aktif dan melebihi rata-rata jangka panjang dari 12 badai. Jika badai ini meningkat, juga menjadi ketujuh kalinya badai awal telah terbentuk sejak 2011. (Bloomberg)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home