Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 12:05 WIB | Rabu, 20 Januari 2021

Banjir Juga Melanda Malang, Pidie, dan Pekalongan

Banjir Juga Melanda Malang, Pidie, dan Pekalongan
Banjir akibat hujan deras terjadi di empat kecamanatan di kota Malang, hari Senin (18/1). (Foto: BPBD Kota Malang)
Banjir Juga Melanda Malang, Pidie, dan Pekalongan
Luapan Sungai Krueng Baro Garo menyebabkan banjir di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh pada hari Senin (18/1). (Foto: BPBD Kabupaten Pidie)
Banjir Juga Melanda Malang, Pidie, dan Pekalongan
Sebanyak 6.619 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (18/1). (Foto: BPBD Kabupaten Pekalongan)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM-Hujan dengan intensitas tinggi pada awal pekan ini di sejumlah wilayah di Indonesia telah mengaibatkan banjir yang juga melanda Kota Malang, Jawa Timur, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dan Kabupaten Pidie, Aceh.

Di Malang, banjir terjadi pada hari Senin (18/1) sore di empat Kecamatan di Kota Malang, yaitu Kecamatan Klojen, Kecamatan Sukun, Kecamatan Lowokwaru, dan Kecamatan Kedungkandang. Genangan air hingg setengah meter.

Satu orang dinyatakan hilang dan dua keluarga mengungsi ke kediaman kerabat. Ada 260 rumah terendam dan dua unit sepeda motor hanyut, menurut Badan Penanggilangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Menonton MENONTON VIDEO PRESIDEN JOKOWI MENGUNJUNGI BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN, KLIK DI SINI!

Banjir di Kabupaten Pidie

Hujan dengan intensitas tinggi serta air limpasan Sungai Krueng Baro Garo menyebabkan banjir di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh pada Senin (18/1). Genangan mencapai 70 centimeter.

Ada enam kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Kecamatan Delima, Kecamatan Pidie, Kecamatan Padang Tiji, Kecamatan Mila, Kecamatan Glumpang Baro dan Kecamatan Indrajaya. 

BPBD Kabupaten Pidie mencatat 14 unit rumah terendam, 11.371 jiwa terdampak dan 1.080 jiwa mengungsi.

Banjir di Kapupaten Pekalongan

Sebanyak 6.619 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (18/1) malam. BPBD setempat mencatat tinggi muka air sampai 80 centimeter. Banjir melanda empat kecamatan, yaitu Kecamatan Tirto, Kecamatan Sragi, Kecamatan Siwalan, dan Kecamatan Kedungwuni. 

Sebanyak 2.075 rumah warga terendam, 717 unit rumah di Kecamatan Tirto, 495 unit di Kecamatan Sragi, 894 unit di Kecamatan Siwalan, dan lima unit rumah di Kecamatan Kedungwuni. 

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home