Loading...
EKONOMI
Penulis: Melki Pangaribuan 17:13 WIB | Sabtu, 06 Februari 2016

BEI Kaji Ubah Batasan Harga Terendah Perdagangan

Bursa Efek Indonesia di Jakarta. (Foto: Dedy Istanto)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang mengkaji perubahan batasan harga terendah perdagangan saham di pasar sekunder yang saat ini berada pada posisi Rp 50 per lembar.

"BEI masih mengkaji harga minimal saham di BEI Rp 50 per lembar, bisa lebih naik atau turun. Itu masih wacana, masih kami kaji lagi," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat di Jakarta, hari Jumat (5/2).

Saat ini, lanjut dia, transaksi perdagangan saham dengan harga di bawah Rp50 dapat dilakukan di pasar negosiasi. Diharapkan, evaluasi harga terendah saham di pasar sekunder nantinya dapat menggerakan saham-saham yang kurang aktif diperdagangkan atau biasa disebut "saham tidur" kembali bergeliat.

"Beberapa saham di BEI berada pada level Rp50 per lembar, diharapkan evaluasi perubahannya bisa membangunkan `saham tidur`," katanya.

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada angka tertentu yang menjadi patokan otoritas bursa. Samsul Hidayat mengemukakan bahwa wacana perubahan harga minimal saham di pasar reguler memang ada mengingat saham emiten yang di level itu kemungkinan sedang dalam kondisi tidak baik sehingga menekan harga sahamnya ke level terendah di pasar sekunder.

"Faktor industrinya yang meredup mungkin bisa mendorong suatu saham emiten terus turun hingga ke level terendah, padahal kinerjanya kan belum tentu turun," katanya.

Menurut Samsul Hidayat, wacana perubahan harga terendah saham pada perdagangan di pasar sekunder merupakan salah satu bentuk kajian struktur mikro perdagangan di BEI.

Ia mengemukakan bahwa konteks struktur mikro perdagangan di BEI yang pernah dilakukan BEI diantaranya penambahan durasi perdagangan saham per 1 Januari 2013, perubahan jumlah satuan saham dalam lot pada 2013, dan perubahan fraksi harga saham pada 2014.(Ant)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home