Loading...
EKONOMI
Penulis: Melki Pangaribuan 12:03 WIB | Sabtu, 23 April 2016

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Meningkat Triwulan II

Ekonomi Tumbuh. (Karikaturis: Pramono Pramoedjo)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Tirta Segara, memprediksi pertumbuhan ekonomi domestik pada triwulan I-2016 akan meningkat dan akan terus berlanjut pada triwulan II-2016.

Menurut dia, konsumsi dan investasi pemerintah menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2016.

“Laju pertumbuhan yang positif tersebut tidak lepas dari belanja barang dan modal pemerintah yang meningkat signifikan, seiring dengan percepatan proyek-proyek infrastruktur pada triwulan I-2016,” kata Tirta Segara sebagaimana dilansir kemenkeu.go.id, hari Jumat (22/4).

Sejalan dengan perkembangan tersebut, kata dia, investasi swasta diperkirakan akan mulai meningkat pada triwulan II-2016. Selain itu, konsumsi rumah tangga juga diperkirakan masih cukup kuat.

“(Hal ini) terindikasi dari penjualan eceran dan kendaraan bermotor yang mulai tumbuh positif serta keyakinan konsumen yang terus membaik,” katanya.

Sementara itu, kinerja ekspor beberapa komoditas mulai menunjukkan perbaikan, terutama tekstil, alat listrik, dan kendaraan untuk penumpang. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan semakin baik pada triwulan II-2016, ditopang oleh konsumsi dan investasi yang meningkat.

Pertahankan BI Rate 6,75

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 20-21 April 2016 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 6,75 persen, setara dengan suku bunga operasi moneter tenor 12 bulan. Di samping itu,  RDG juga memutuskan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen dan Lending Facility sebesar 7,25 persen.

Sejalan dengan rencana reformulasi suku bunga kebijakan yang diumumkan pada 15 April 2016 lalu, BI juga mengumumkan BI 7-day (Reverse) Repo Rate tetap sebesar 5,5 persen.

Menurut Tirta Segara, keputusan tersebut sejalan dengan upaya untuk mencapai sasaran inflasi 2016 sebesar 4 plus minus 1 persen, dan tetap konsisten dengan upaya mendorong momentum pemulihan ekonomi domestik di tengah masih lemahnya pertumbuhan ekonomi global.

“Bank Indonesia akan melanjutkan upaya penguatan kerangka operasi moneter melalui penerapan struktur suku bunga operasi moneter secara konsisten,” katanya.

Ia menambahkan, BI juga akan terus memperkuat koordinasi kebijakan bersama pemerintah untuk memastikan pengendalian inflasi, penguatan stimulus pertumbuhan, dan pelaksanaan reformasi struktural berjalan dengan baik, sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home