Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 15:34 WIB | Jumat, 21 Oktober 2016

BMKG: Sesar Aktif Mentawai Picu Gempa Bumi

Ilustrasi: Sesar aktif Mentawai picu gempa bumi Padang. (Foto : httpbpbd.sumbarprov.go.id)

PADANG, SATUHARAPAN.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang Sumatera Barat (Sumbar), mengungkapkan sesar aktif di Kabupaten Kepulauan Mentawai telah memicu terjadinya gempa bumi berkekuatan 4,5 skala Richter di Padang pada Jumat (21/10) pukul 08.45 WIB.

"Berdasarkan analisis menunjukan gempa tersebut dipicu penyesaran mendatar, mekanisme sumber ini sesuai dan relevan dengan kondisi sesar Mentawai yang memiliki pergerakan mendatar di kedalaman 10 kilometer," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang Rahmat Triyono saat dikonfirmasi dari Padang, Jumat (21/10).

Menurut dia, sesar Mentawai merupakan sesar aktif yang berlokasi di laut sekitar kepulauan Mentawai berjarak sekitar 150 kilometer dari pantai barat Sumatera yang memanjang dari pulau-pulau Mentawai dari Selatan hingga ke sekitar Utara Nias.

Ia mengatakan berdasarkan rekam jejak yang ada gempa bumi merusak yang pernah terjadi pada sesar aktif Mentawai yang berdekatan pada lokasi yang terjadi saat ini yaitu, pada 13 September 2007 dengan kekuatan 7,7 skala Richter. Gempa 13 September 2007 yang lalu, telah menimbulkan kerusakan dan dirasakan di Padang, Painan, Pekanbaru, Sibolga dan Singkil sebesar IV Skala Modified Mercalli Intensity (MMI), Duri, Curup, Dumai, Jakarta, Pondok Aren, Singapura, Malaysia sebesar II-III skala MMI,” kata dia.

Sedangkan pada Jumat  (21/10) pukul 08.45 WIB, gempa berkekuatan 4,5 skala Richter itu,  telah mengguncang Padang dan sekitarnya yang berpusat di 1.83 Lintang Selatan dan 100.16 Bujur Timur, pada kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan peta tingkat guncangan BMKG menunjukkan dampak gempa berupa guncangan dirasakan di daerah  Padang dan Pariaman dalam skala intensitas II-III skala MMI.

Beberapa masyarakat dilaporkan merasakan guncangan di Padang dan Pariaman. Terkait dengan peristiwa gempa tersebut hingga saat ini disusun belum terjadi aktivitas gempa susulan.

“Namun BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, dan bagi yang berada di daerah pesisir pantai diimbau agar tidak terpancing isu, karena gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” kata Rahmat.

Sementara salah seorang warga Limau Manis Padang, Ratna mengatakan getaran gempa dirasakan agak kuat sehingga beberapa warga berlari keluar rumah.

“Saat itu saya akan bersiap berangkat kerja, tiba-tiba ada gempa agak kuat, banyak juga yang lari ke luar rumah,” katanya. (Ant)

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Edu Fair
Back to Home