Loading...
INDONESIA
Penulis: Sabar Subekti 04:33 WIB | Rabu, 23 September 2020

BNPB: Pekan Ini Sejumlah Daerah Mengalami Bencana Hidrometeorologi

Situasi di derah yang terkena banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada hari Selasa (22/9). (Foto: BNPB)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM-Fenomena hidrometeorologi yang berujung bencana mendominasi kejadian awal pekan ini, seperti banjir bandang, banjir dan angin kencang.

Menurut Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB, beberapa kejadian bencana hidrometerologi terjadi di Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kabupaten Cilacap.

Kejadian terbaru adalah banjir bandang di Kabupaten Sukabumi pada hari Senin (21/9) dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu lagi masih dalam pencarian. Dampak banjir bandang tersebut menyasar tiga kecamatan di Sukabumi, Jawa Barat, yaitu Kecamatan Cicurug, Parungkuda dan Cidahu.

Banjir juga terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari Senin, disebabkan luapan dua sungai Cianten dan Cisakati yang berada di wilayah kampung Muara 1. Lokasi terdampak di kabupaten ini berada di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan.  

Kota Bogor juga terdampak banjir pada awal pekan. Hujan dengan intensitas tinggi memicu meluapnya debit air Sungai Cisadane yang kemudian mengakibatkan genangan di Kota Bogor, yaitu di Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah. Tinggi muka air terpantau sekitar 30 cm. 

Sedangkan di Jawa Tengah, angin kencang melanda Kabupaten Cilacap. Satu rumah roboh akibat insiden angin kencang yang terjadi pada Senin. Angin kencang terjadi di Desa Sudagaran, Kecamatan Sidareja, Cilacap. Kejadian serupa terjadi di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, pada hari Minggu (20/9).

Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan waspada potensi hujan sedang hingga lebat  bersifat lokal disertai angin kencang, kilat/petir pada siang/sore hingga menjelang malam hari.

Data BNPB hingga Senin (21/9) menunjukkan 2.069 bencana terjadi sejak Januari, dengan korban meninggal dunia mencapai 283 jiwa. Bencana didominasi fenomena hidrometeorologi berupa banjir (773 kejadian), puting beliung (547), dan tanah longsor (378). Sedangkan fenomena hidrometeorologi lainnya yaitu kebakaran hutan dan lahan berjumlah 303 kejadian dan kekeringan 22 kejadian.

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home