Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 18:05 WIB | Sabtu, 03 Juli 2021

BNPB: Selama Juni Tercatat 137 Kejadian Bencana

Banjir yang terjadi di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada hari Jumat (2/7) pukul 09.00 WIB. (Foto: dok. BPBD Kota Samarinda)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM-Sebanyak 137 bencana alam yang tercatat berdasarkan rangkuman informasi dari BPBD (badan penanggulangan bencana daerah) sepanjang bulan Juni 2021. Bencana hidrometeorologi, seperti angin puting beliung, banjir dan tanah longsor, mendominasi kejadian sepanjang Juni lalu.

BNPB mencatat bencana hidrometeorologi masih mendominasi kejadian bencana alam di Tanah Air. Jumlah kejadian tertinggi yaitu bencana angin puting beliung sebanyak 50 kejadian, disusul tanah longsor 39 dan banjir 33.

bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi sebanyak 12 kali dan gelombang pasang atau abrasi satu kali. Sedangkan bencana geologi, BNPB mencatat sebanyak dua kali.

Dua warga meninggal dunia akibat bencana, yang disebabkan oleh angin puting beliung dan tanah longsor. Dari sisi korban luka, jumlah korban berjumlah 32 orang yang disebabkan bencana hidrometeorologi.

Bencana juga mengakibatkan kerusakan material, antara lain tempat tinggal warga. Total rumah warga rusak mencapai 1.205 unit dengan rincian rusak ringan 777 unit, rusak sedang 248 unit dan rusak berat 163 unit. Sedangkan 17 unit masih menunggu verifikasi dari BPBD saat gempa berkekuatan M 5,1 terjadi di wilayah Yogyakarta pada 28 Juni 2021 lalu. Pada bahaya banjir, lebih dari 15.000 rumah terendam.

Memasuki Juli 2021, masyarakat masih dihadapkan pada potensi bahaya hidrometeorologi, seperti angin kencang dan banjir.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home