Loading...
RELIGI
Penulis: Endang Saputra 20:42 WIB | Senin, 29 Agustus 2016

Bom Gereja, Menag: Itu Tindakan Kriminal

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: Endang Saputra)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, aksi bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Medan, pada hari Minggu (28/8) merupakan tindakan kriminal.

Menurutnya, siapapun umat agama pasti akan mengutuk cara-cara seperti itu.

“Itu sama sekali tidak di ajarkan oleh agama apapun. Apalagi agama Islam oleh karenanya itu jelas tindakan kriminal tidak ada kaitanya dengan agama,” Menag saat ditemui satuharapan.com di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, hari Senin (29/8).

Selain itu, Menag meminta agar anak muda mengikuti ajaran agama dengan cara yang benar.

“Artinya, belajar agama itu harus dari sumber yang jelas atau para guru yang mempunyai track record dan bisa dipertanggung jawabkan bahwa dia menguasai ilmu agama dengan baik,” kata dia.

Menag mengimbau, para anak muda jangan belajar dari situs-situs atau dari sumber-sumber tidak jelas.

“Kita tidak bisa pertanggung jawabkan dari mana kebenaranya, kalau belajar pada sumber-sumber yang tidak jelas,” kata dia.

Tidak ada agama yang mengajarkan tindakan kejahatan, apapun tujuannya dan apapun alasannya.

“Saya berharap mudah-mudahan aparat kepolisian memberikan hukuman kepada yang bersangkutan dan mengungkap di balik kejadian itu,” kata dia.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII Maman Imanulhaq meminta kepada pemerintah dan masyarakat harus mulai melakulan partisipasi secara menyeluruh atas tindakan radikal dan terorisme.

“Termasuk orang terdekat kita. Karena dengan kemajuan teknologi,dengan gampang ISIS yang canggih juga menyebarkan paham radikalisme itu mendapat simpati dari mana-mana termasuk anak muda yang di Medan,” kata dia.

‪Menurut Politisi Partai PKB ini menilai program deredikalisasi harus melibatkan banyak pihak dan lebih mengunakan cara canggih jangan konvensional.

‪”Kita pertanyakan hari ini bagaimana kerja BNPT, kita hari ini pertanyakan efektifitas program deradikalisasi. Kita pertanyakan bagaimana penyebaran nilai-nilai toleransi dilakukan Kemenag dan juga melibatkan ormas,” kata dia.

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home