Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 19:41 WIB | Minggu, 16 Agustus 2015

Carolina Marin Gembira Pertahankan Juara Dunia Bulu Tangkis

Carolina Marin Gembira Pertahankan Juara Dunia Bulu Tangkis
Carolina Marin di podium juara Total BWF World Championships 2015 Minggu (16/8) malam WIB di Istora Senayan, Jakarta. (Foto-foto: badmintonindonesia.org).
Carolina Marin Gembira Pertahankan Juara Dunia Bulu Tangkis
Carolina Marin (kanan) dan peringkat kedua tunggal putri Total BWF World Championships 2015, Saina Nehwal (kiri) Minggu (16/8) malam WIB di Istora Senayan, Jakarta.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Pebulu tangkis tunggal putri Spanyol, Carolina Marin gembira berhasil mempertahankan gelar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di final Total BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia)  World Championships 2015, setelah di partai final menundukkan tunggal putri India Saina Nehwal, pada laga hari Minggu (16/8) malam WIB di Istora Senayan, Jakarta.

“Saat ke lapangan, saya berpikir hanya mau menikmati pertandingan dan menikmati dukungan penonton. Apalagi saya sempat terkena cedera kaki dan dan nyaris saja batal bertanding di kejuaraan ini. Saya merasa lebih senang dibanding tahun lalu karena perjuangan di sini lebih sulit,” kata Marin setelah pertandingan.

Pebulu tangkis  kelahiran Huelva, 15 Juni 1993 ini menang atas Saina Nehwal  dua set langsung, 21-16, 21-19.

Menurut badmintonindonesia.org, Marin mempertahankan gelar juara dunia yang dia raih pada 2014 di Kopenhagen, Denmark artinya dia mencetak sejarah sebagai satu-satunya pebulu tangkis tunggal putri non Tiongkok yang berhasil meraih gelar juara dunia dua kali berturut-turut.

Sebelumnya para pebulu tangkis putri Tiongkok yang berhasil merebut dua kali berturut-turut adalah Han Aiping, Ye Zhaoying dan Xie Xingfang.  

Pada 2014, saat Marin meraih gelar di BWF World Champonships 2014 Marin tercatat sebagai pebulu tangkis termuda Eropa  yang meraih gelar juara dunia, pada usia 21 tahun.

 “Saya sangat berterima kasih kepada pendukung daya di Indonesia. Saat saya ketinggalan angka dan merasa lelah, saya mendengar pendukung meneriakkan nama saya, jadi saya percaya diri lagi. Saya merasa berada di rumah sendiri,” kata pebulu tangkis yang juga sempat menjuarai All England 2015 ini.

 Sementara itu, Nehwal yang biasanya bernasib baik saat bertanding di Istora, kali ini harus menghadapi kenyataan pahit dengan gagal meraih gelar juara dunia pertamanya.  

 “Saya tak bermain di penampilan terbaik saya. padahal saya sempat memimpin namun saya kehilangan fokus. Marin menyusul perolehan angka begitu cepat sampai empat hingga lima poin. Saya juga tak mampu mengontrol dua angka kritis terakhir. Namun saya merasa sudah berusaha semaksimal mungkin,” kata Nehwal.  

Pemenang Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia lainnya:

Tunggal Putra: Chen Long (Tiongkok) vs  Lee Chong Wei : 21-14, 21-17.  

Ganda Putri: Tian Qing/ Zhao Yunlei (Tiongkok) vs  Christinna Pedersen/ Kamilla Rytter Juhl (Denmark) 23-25, 21-8, 21-15.

Ganda Campuran:  Zhang Nan/ Zhao Yunlei (Tiongkok) vs  Liu Cheng/ Bao Yixin  21-17, 21-11. (badmintonindonesia.org/tournamentsoftware.com)  

Ikuti berita kami di Facebook

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home