Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 11:19 WIB | Kamis, 14 Juli 2016

Cegah Zika, PBSI Bekali Pemain Peralatan Anti Nyamuk

Ilustrasi: Suasana latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. (Foto: Dok. satuharapan.com/ Prasasta Widiadi).

KUDUS, SATUHARAPAN.COM – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) membekali atletnya yang akan berlaga di Olimpiade 2016 dengan peralatan anti nyamuk, yang disebut-sebut sebagai penyebab mewabahnya virus zika.

Di sela-sela mendampingi pebulu tangkis yang menjalani karantina di Gelanggang Olahraga Jati, Kudus, Jawa Tengah, pada hari Rabu (13/7), Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky, menjelaskan para pebulu tangkis yang akan diberangkatkan ke Rio De Janeiro, Brasil, dibekali dengan losion anti nyamuk, semprotan anti nyamuk, kertas tempelan anti nyamuk, sampai kelambu juga diboyong ke Rio untuk dipakai selama atlet tidur di perkampungan atlet.

PBSI, menurut Rexy, menganggap serius mewabahnya virus tersebut di Brasil.

Virus zika adalah penyebab penyakit zika ataupun demam zika, yang masih berasal dari keluarga yang sama dengan virus penyebab penyakit demam berdarah. Virus zika disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti yang telah terinfeksi.

“Kami memang ingin mengurangi risiko atlet tergigit nyamuk dan menghindari virus zika, karena ini sangat berbahaya,” kata Rexy Mainaky.

Rexy mengemukakan PBSI tetap akan memantau perkembangan kesehatan setiap pebulu tangkis saat mereka tiba di Brasil. “Yang paling penting, atlet harus menjaga kondisi dan daya tahan tubuh selama di Brasil,” kata Rexy.  

Karantina di Kudus

Rexy menjelaskan para pebulu tangkis menjalani program karantina mulai Senin (11/7). 

Ia menambahkan training camp di Kudus bertujuan memantapkan persiapan pebulu tangkis. Karantina dibagi dua, dan karantina di Jawa Tengah tersebut adalah karantina tahap pertama.

Tahap selanjutnya, menurut Rexy, pebulu tangkis akan menjalani program karantina di Sao Paulo, Brasil, mulai 28 Juli 2016.

Sembilan pebulu tangkis yang mewakili Indonesia di Olimpiade antara lain Linda Wenifanetri (tunggal putri), Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (ganda putra), Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari (ganda putri), Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto (ganda campuran). (badmintonindonesia.org)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home