Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 19:58 WIB | Sabtu, 13 Juni 2020

Ditemukan Kasus COVID-19 Baru, Sebagian Beijing dalam Penguncian Kembali

Orang-orang membawa barang keluar dari pintu samping pasar makanan laut Jingshen di Beijing pada Sabtu (13/6/ 2020). (Foto: AFP)

BEIJING, SATUHARAPAN.COM-Sebagian wilayah kota Beijing ditempatkan di bawah penguncian pada hari Sabtu (13/6) ketika enam kasus virus corona domestik baru dilaporkan, memicu kekhawatiran akan kebangkitan penularan setempat.

Orang-orang dicegah meninggalkan rumah mereka di 11 perumahan di distrik Fengtai, Beijing selatan, setelah sebagian besar kasus terkait dengan pasar daging di dekatnya, kata pejabat kota dalam jumpa pers.

Kasus COVID-19 pertama Beijing dalam dua bulan ini diketahui mereka telah mengunjungi pasar daging Xinfadi pekan lalu dan tidak memiliki sejarah perjalanan baru-baru ini di luar kota, menurut laporan AFP.

Wabah domestik di China sebagian besar telah dikendalikan melalui penguncian besar dan ketat yang diberlakukan setelah penyakit ini pertama kali terdeteksi di pusat kota Wuhan akhir tahun lalu.

Langkah-langkah ini sebagian besar telah dicabut ketika tingkat infeksi turun, dan sebagian besar kasus yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir adalah warga yang tinggal di luar negeri yang dites ketika mereka kembali ke rumah selama pandemi.

Kasus di Pasar

Di antara enam kasus domestik baru yang diumumkan hari Sabtu adalah tiga pekerja pasar Xinfadi, satu pengunjung pasar dan dua karyawan di Pusat Penelitian Daging China, tujuh kilometer jauhnya. Salah satu karyawan telah mengunjungi pasar itu pekan lalu.

Pihak berwenang menutup pasar, bersama dengan pasar makanan laut lain yang dikunjungi oleh salah satu pasien, untuk disinfeksi dan pengumpulan sampel pada hari Jumat (12/6).

Ratusan petugas polisi dan lusinan polisi paramiliter dikerahkan di kedua pasar. Para pekerja terlihat mengangkut beberapa peti makanan laut dari pasar makanan laut Jingshen, juga di distrik Fengtai.

Pejabat distrik Fengtai mengumumkan pada hari Sabtu bahwa distrik itu telah membentuk "mekanisme masa perang" dan "pusat komando lapangan" untuk menangani gelombang baru pandemi.

Sembilan sekolah dan taman kanak-kanak terdekat telah ditutup. Pada hari Jumat, pejabat Beijing menunda kembalinya siswa ke sekolah dasar di seluruh kota, dan menangguhkan semua acara olahraga dan makan bersama. Kelompok wisata lintas provinsi ditunda pada hari Sabtu.

Pengujian Massal

Ketua pasar grosir daging Xinfadi mengatakan kepada Beijing News bahwa virus itu terdeteksi pada talenan yang digunakan untuk menangani salmon impor, memicu kekhawatiran akan kebersihan pasokan makanan di Beijing.

Otoritas pengawasan pasar Beijing memerintahkan inspeksi keamanan makanan di seluruh kota yang berfokus pada daging segar dan beku, unggas dan ikan di supermarket, gudang, dan layanan katering.

Jaringan supermarket besar termasuk Wumart dan Carrefour menghapus semua stok salmon semalam di ibu kota China, tetapi mengatakan pasokan produk lain tidak akan terpengaruh, Beijing Daily melaporkan Sabtu. Beberapa restoran di Beijing juga tidak melayani sajian salmon pada hari Sabtu, menurut AFP.

Pihak berwenang Beijing juga mengumumkan kampanye pengujian COVID-19 massal terhadap siapa saja yang telah melakukan "kontak dekat" dengan pasar Xinfadi sejak 30 Mei, setelah mereka menguji lebih dari 5.000 sampel lingkungan dari pasar petani dan supermarket besar di seluruh kota pada hari Jumat. Dari mereka, semua 40 sampel positif berasal dari pasar Xinfadi.

Hampir 2.000 pekerja pasar grosir di Beijing juga diuji virusnya pada hari Jumat, kata pihak berwenang. Dari tes yang sudah dilakukan, 46 pekerja pasar tambahan dites positif untuk virus, tetapi saat ini tidak menunjukkan gejala klinis, kata para pejabat. Semua telah ditempatkan di bawah pengawasan medis yang ketat.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home