Loading...
INDONESIA
Penulis: Reporter Satuharapan 00:39 WIB | Rabu, 18 Maret 2020

Dokter Handoko Tetap Berjuang Melawan COVID-19 di Usia Senja

Dokter Handoko Gunawan SpP. (Foto: Istimewa)

SATUHARAPAN.COM – Selasa (17/3) beredar melalui berbagai beberapa grup Whatsapp dan media sosial lain, berita tentang dokter Handoko Gunawan SpP. 

Berita itu menyebutkan dokter Handoko Gunawan SpP tidak mengurungkan niat untuk terjun dalam penanganan pasien yang terindikasi COVID-19 pada usianya yang mendekati 80 tahun. Keberatan anak-anaknya pun tidak membuatnya menyurutkan langkahnya. “Karena sudah tua, kalau mati pun taka pa-apa,” demikian dituliskan di media sosial itu.  

Dokter Handoko adalah sokter spesialis penyakit paru di RS Grha Kedoya. “Saat ini beliau terus kerja sampai jam 3 pagi,” demikian ditambahkan. 

Situs web alodokter.com menyebutkan dr Handoko Gunawan SpP merupakan dokter paru yang menamatkan pendidikan Kedokteran Umum pada tahun 1965 dan Spesialis Paru pada tahun 1981, keduanya di Universitas Indonesia.

Situs itu menyebutkan pengalaman praktiknya di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC), di Rumah Sakit Grha Kedoya, dan Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk. Disebutkan, dr Handoko Gunawan dapat memberikan bantuan layanan medis seperti: biopsi paru, tes fungsi paru, bronkoskopi, pengobatan TBC, konsultasi paru dan pernapasan.

Bagi Keluarga Besar PENABUR, dokter Handoko bukan pribadi yang asing. Selain ia adalah alumnus SMAK 1 Tanjung Duren, Jakarta Barat, ia adalah putra Sayuti Gunawan, guru SMAK 1 tahun 1950-an.

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home