Loading...
BUDAYA
Penulis: Reporter Satuharapan 15:02 WIB | Selasa, 31 Juli 2018

Galeri Nasional Pamerkan Koleksi Istana

Ilustrasi. Poster pameran koleksi Istana Kepresidenan. (Foto: IDNTimes)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Galeri Nasional Indonesia memamerkan koleksi lukisan milik Istana Kepresidenan pada 3 – 31 Agustus 2018. Pameran Seni Koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia itu menghadirkan koleksi dari lima Istana Kepresidenan, yakni Jakarta, Bogor, Cipanas, Yogyakarta, dan Tampak Siring.

Selain beragam karya pelukis kondang, dipamerkan juga tiga kristal berbentuk  piring dan vas bunga. Juga dipamerkan empat patung karya Struble. Salah satunya adalah patung pemanah, koleksi terbesar milik Istana Kepresidenan. Dipamerkan juga berbagai koleksi lain.

Berbagai persiapan dilakukan, di antaranya membekali 14 pemandu pameran. Mereka adalah mahasiswa jurusan Sastra Inggris Universitas Indonesia, mahasiswa Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta, dan ITB Bandung. Menurut Watie Moerany, Kurator Pameran Koleksi Istana Kepresidenan, pembekalan ini sangat penting, sebab para pemandu muda itu harus mengerti substansi materi, perilaku saat membawa tamu, juga cara penyampaian bagi wisatawan asing.

“Guide pameran lukisan di Galeri Nasional merupakan ujung tombak yang bersinggungan langsung dengan para pengunjung, jadi harus benar-benar disiapkan. Terlebih bertepatan dengan Asian Games 2018 yang banyak mendatangkan wisatawan asing,” tutur Watie Moerany, Jumat (27/7).

Ditargetkan sekitar 40.000 hingga 50.000 pengunjung akan datang ke pameran. Untuk mencapainya, panitia melakukan berbagai promosi melalui media social, termasuk iklan di LED display di Changi Singapura. Selain untuk menyambut HUT RI, pameran ini juga diselenggarakan untuk menjaring wisatawan mancanegara selama Asian Games 2018.

Momen HUT RI

Menteri Pariwisata Arief Yahya, juga mendorong dunia pariwisata agar memanfaatkan momen HUT RI. “Apalagi ini berbarengan dengan Asian Games 2018. Ini menjadi kesempatan langka yang harus kita manfaatkan semaksimal mungkin,” ujar Menpar Arief Yahya, Jumat (27/7).

Menurutnya, banyak sekali acara yang menarik yang semakin memajukan aspek pariwisata Indonesia di mata pelancong yang singgah. “Saya setuju kita lebih mempromosikan hari kemerdekaan Indonesia ke mancanegara. Dan itu mulai berjalan seperti di Sabang, Aceh, dengan upacara bendera di titik nol kilometer. Juga nanti ada karnaval-karnaval yang tentunya menarik perhatian wisman dan wisnus,” ujar Menpar.

Ia mengatakan, pameran lukisan koleksi Istana Kepresidenan dapat pula menjadi ajang pariwisata. Menurutnya, pengunjung dapat melihat secara langsung lukisan yang sebelumnya tidak dapat dilihat oleh masyarakat awam. “Tugas Kementerian Pariwisata adalah lebih mempublikasikan dan mempromosikan agar wisatawan datang ke Indonesia, khususnya ke pameran lukisan ini,” katanya.

Menpar Arief Yahya berharap, perayaan HUT RI tahun ini lebih meriah dan ramai dari tahun sebelumnya. “Inilah kesempatan bagi kita, untuk memanfaatkan acara kebudayaan. Dengan begitu negara kita akan semakin dikenal negara lain di berbagai belahan dunia,” katanya.

Untuk lebih memeriahkan lagi, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga menyiapkan event pendukung, seperti lomba menulis ulasan, lomba foto esai, dan sebagainya.

“Tema 'Indonesia Semangat Dunia' ini menunjukkan keseriusan kita sebagai bangsa, merayakan, menghayati, mengamalkan semangat kemerdekaan yang sudah kita raih dan tahun ini kita memasuki tahun yang ke-73,” ujar Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara.

Ia berharap, rangkaian kegiatan tersebut akan membangkitkan partisipasi masyarakat untuk kegiatan-kegiatan yang bernuansa kebangsaan. Sekaligus membangkitkan kebersamaan serta kebanggaan rakyat Indonesia sebagai bangsa yang besar. “Kami mengimbau partisipasi masyarakat untuk aktif di dalam kegiatan-kegiatan kita. Dan ini adalah bagian penting eksistensi kita sebagai bangsa yang besar, yang mengajak, yang harus melibatkan semua pihak untuk berpartisipasi,” katanya. (kemenpar.go.id/antaranews)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Back to Home