Loading...
RELIGI
Penulis: Bayu Probo 16:20 WIB | Kamis, 31 Maret 2016

Gembong Narkoba Baca The Purpose Driven Life di Penjara

Buku The Purpose Driven Life versi bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Penerbit Gandum Mas Malang. (Foto: tokopedia)

SATUHARAPAN.COM – Pria yang dianggap sebagai bandar narkoba paling kuat di dunia, Joaquin “El Chapo” Guzman, membaca buku karya Rick Warren, The Purpose-Driven Life di penjara.

Diberitakan Relevant, Selasa (29/3), Guzman setelah ditangkap dan ditolak TV ia mencari bacaan sebagai hiburan baginya. Sejak ditangkap lagi pada Januari lalu, Guzman secara mengesankan menyelesaikan novel klasik berbahasa Spanyol karya Miguel de Cervantes, Don Quixote. Selesai Don Quixote, ia pindah ke buku berbasis agama karya pendeta Gereja Saddleback, California. Versi bahasa Spanyol buku berjudul lengkap The Purpose Driven Life: What on Earth Am I Here for? diberikan kepadanya oleh penjaga penjara.

Gembong narkoba Meksiko mungkin akan menerapkan poin-poin dalam buku ini sebagian besar di penjara karena ia akan menghabiskan sebagian besar hidupnya di balik jeruji. Selain mendorong pembacanya untuk menjalani hidup sederhana, beberapa ide utama Warren termasuk tidak menjadi tawanan masa lalu, mengampuni, dan memasrahkan diri pada Tuhan. Apakah El Chapo akan membuka lembaran baru setelah membaca buku ini, belum jelas. Yang jelas, Rick Warren tidak akan menduga raja obat bius terkenal di dunia berada di antara pembacanya.

Laris di Dunia Laris di Indonesia

The Purpose Driven Life (2002) dalam bahasa Indonesia: Hidup yang Digerakkan oleh Tujuan—diterbitkan Gandum Mas adalah terbitan Zondervan. Pada 2006, buku ini telah terjual lebih dari 30 juta eksemplar, menempati daftar buku terlaris New York Times, Wall Street Journal dan Publishers Weekly.

Buku ini membimbing pembaca untuk mengalami perjalanan spiritual pribadi selama 40 hari untuk menjawab pertanyaan paling penting “Untuk apa aku hidup di dunia ini?”, dan menuntun pembaca untuk memahami lima tujuan Allah bagi hidup manusia di muka bumi ini.

Buku ini dibagi atas 40 bab singkat yang dimaksudkan untuk dibaca sebagai inspirasi sehari-hari dengan masing-masing satu bab per hari. Pada bagian terakhir masing-masing bab berisi sebuah bagian penerapan pribadi yang disebut ”Berpikir tentang tujuan saya”, terbagi atas: pokok untuk direnungkan, ayat untuk dihafal, dan pertanyaan untuk dipikirkan. Buku ini dibagi menjadi enam bagian utama, dengan judul berikut ini:

Untuk Apakah Aku Hidup di Dunia Ini?

Tujuan #1: Anda Dirancang untuk Kesukaan Allah

Tujuan #2: Anda Dibentuk untuk Menjadi Keluarga Allah

Tujuan #3: Anda Diciptakan untuk Menjadi Serupa dengan Kristus

Tujuan #4: Anda Dibentuk untuk Melayani Allah

Tujuan #5: Anda Diciptakan untuk Sebuah Misi

Pada Mei 2005, George Barna melakukan survei pada kalangan pastor dan pelayan gereja di Amerika, dengan menanyakan buku apa yang paling berpengaruh terhadap kehidupan dan pelayanan mereka. Paling banyak responden menyatakan bahwa buku yang paling berpengaruh adalah The Purpose Driven Life. Di Indonesia, The Purpose Driven Life laku puluhan ribu eksemplar. Banyak gereja menggunakan buku ini sebagai panduan Pemahaman Alkitab kelompok. Konon, dalam sebuah survei internal di sinode GKI, Purpose Driven Life tercatat sebagai buku yang paling banyak dibaca pemuda GKI.


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home