Loading...
SAINS
Penulis: Bayu Probo 11:20 WIB | Rabu, 20 November 2013

Google Maps akan Hilangkan Foto Korban Pembunuhan

Google Maps yang menangkap citra pembunuhan 2009. (Foto: HumberNews)

SAN FRANCISCO, SATUHARAPAN.COM – Google pada Selasa (19/11) mengatakan perusahaannya akan memperbarui foto pemetaan online mereka untuk menghilangkan sebuah foto satelit yang menunjukkan jasad seorang remaja yang ditembak mati di negara bagian California, Amerika Serikat.

“Kami menyampaikan turut berduka kepada keluarga anak muda ini,” kata wakil presiden Google Maps Brian McClendon.

“Google tidak pernah mempercepat penggantian foto satelit yang terbaru dari peta kami sebelumnya. Namun mengingat keadaannya seperti ini, kami ingin membuat sebuah pengecualian dalam kasus ini.”

Dibunuh pada 2009

Kevin Barrera, remaja laki-laki yang berusia 14 tahun itu ditemukan tewas pada 2009 di dekat jalan kereta api di kota Richmond, tidak jauh dari San Francisco. Sebuah foto satelit di Google Maps dikabarkan menunjukkan polisi di tempat kejadian pembunuhan tersebut.

Ayahnya menemukan gambar menampilkan tubuh Kevin Barrera awal pekan ini (18/11). Foto itu muncul menunjukkan tubuh Barrera tergeletak di dekat jalur kereta api yang memisahkan North Richmond dari San Pablo di San Francisco.

Gambar itu diambil sehari setelah Barrera tewas, pada 15 Agustus 2009 dan menunjukkan kepadanya dikelilingi oleh penyidik ​​dengan mobil polisi yang diparkir di dekatnya.

Polisi mengatakan, sang ayah, Jose Barrera, meminta Google untuk menghapus foto langsung untuk menghormati anaknya.

Jamie Scott, manajer proyek di Google, mengatakan foto itu tidak diambil dengan sengaja dan akan dihapus setelah mereka telah ditinjau dan mampu mengambil gambar baru untuk situs.

Tindak kejahatan itu sendiri sampai kini masih belum terpecahkan.

Karena ada halangan teknis, akan membutuhkan waktu sekitar delapan hari untuk menggantikan foto udara itu dengan sebuah foto satelit yang baru, menurut Google.

“Kami sudah berbicara dengan keluarganya untuk memberi tahu mereka bahwa kami sedang berusaha keras memperbarui foto itu,” kata McClendon. (AFP/Ant/HumberNews)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home