Loading...
SAINS
Penulis: Melki Pangaribuan 13:40 WIB | Senin, 30 November 2020

Gunung Berapi Ili Lewotolok Meletus di NTT, Penduduk Panik

Letusan Gunung Ili Lewotolok terlihat di Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, 29 November 2020. (Foto: Reuters)

SATUHARAPAN.COM - Sebuah gunung berapi di Provinsi Nusa Tenggara Timur meletus Minggu (29/11), mengeluarkan abu dan asap setinggi empat kilometer ke angkasa dan memaksa lebih dari 2.700 orang mengungsi, kata Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Raditya Jati, mengatakan dalam pernyataan bahwa letusan Gunung Ili Lewotolok menyebabkan kepanikan di kalangan penduduk setempat.

Sekitar 2.780 orang dari 26 desa telah mengungsi, meskipun tidak ada korban yang dilaporkan sejauh ini, kata Raditya.

Muhammad Ilham, 17, yang menyaksikan erupsi itu mengatakan kepada Reuters bahwa warga setempat "panik dan mereka masih mengungsi dan perlu uang sekarang."

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengatakan di situsnya bahwa wilayah dekat gunung berapi itu kemungkinan dipenuhi "asap panas, aliran lahar, longsoran lahar, dan gas beracun."

Kasbani, Kepala PVMBG mengatakan kepada Reuters bahwa status gunung berapi itu dinaikkan ke tingkat tertinggi kedua karena "meningkatnya ancaman."

Hanya ada tiga gunung berapi lain dengan tingkat bahaya ini, kata PVMBG, termasuk Merapi di pulau Jawa dan Sinabung di pulau Sumatera, yang meletus bulan ini. 

 


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home