Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 10:41 WIB | Minggu, 17 Januari 2021

Gunung Semeru Meletus, Guguran Lava Panas Hingga 4,5 Kilometer

Awan panas guguran Gunung Semeru yang meluncur hingga 4,5 kilometer pada har Sabtu (16/1) sore pukul 17.24 WIB. (Foto: tangkap layar video)

LUMAJANG, SATUHARAPAN.COM-Gunung Semeru di Provinsi Jawa Timur yang merupakan gunung berapi tertinggi di pulau Jawa, memuntahkan awan panas sejauh 4,5 kilometer pada hari Sabtu (16/1). Namun tidak ada upaya evakuasi bagi warga di lereng gunung ketinggiannya 3.676 meter dari permukaan laut (dpl).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperingatkan masyarakat yang tinggal di desa-desa di lereng gunung itu agar waspada dalam mencari tanda-tanda bahaya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur melaporkan lima kecamatan diguyur hujan abu vulkanik Gunung Semeru. Lima kecamatan itu adalah Kecamatan Candipuro (Desa Kajar Kuning dan Desa Sumber Mujur), Kecamatan Pasrujambe, Kecamatan Senduro, Kecamatan Gucialit dan Kecamatan Pasirian.

Di Kecamatan Pasrujambe, hujan abu vulkanik terjadi di Dusun Munggir, Dusun Sumberingin, Dusun Tulusrejo dan Dusun Tawon Songo, Desa Pasrujambe, Desa Kertosari, Desa Jambearum, Desa Jambe Kumbu, Desa Sukorejo.

Di Kecamatan Senduro desa yang diguyur abu vulkanik adalah Desa Senduro, Desa Burno, Desa Kandangtepus, Desa Wonocempokoayu, Desa Ranupane, Desa Pandansari, Desa Kandangan, dan Desa Bedayu. Dan di Kecamatan Gucialit terjadi di Desa Sombo, Desa Gucialit. Di Kecamatan Pasirian dua desa yang mengalami hujan abu vulkanik Semeru adalah Desa Pasirian dan Desa Nguter. BPBD Lumajang membagikan masker wajah kepadawarga di desa-desa tersebut.

Gunung Semeru kembali meletus dan meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur empat kilometer ke arah Besuk Kobokan pada hari Sabtu. Raditya Jati, dari BNPB mengatakan, masyarakat di sekitar sungai yang berada di lereng gunung harus mewaspadai intensitas curah hujan yang tinggi yang dapat memicu banjir lahar.

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMGG) juga tidak menaikkan status waspada dari gunung Semeru, yang sudah berada di level tertinggi ketiga sejak mulai meletus pada bulan Mei.

Sebelumnya, gunung Semeru memuntahkan abu panas setinggi 3.000 meter pada awal Desember, memicu kepanikan di kalangan penduduk di desa di lereng gunung itu.

Sejumlah wilayah di Indonesia, negara yang terletak di “Cincin Api” Pasifik, rentan terhadap gempa bumi dan letusan gunung berapi. Ahli seismologi pemerintah harus memantau lebih dari 120 gunung berapi aktif di seluruh wilayah.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Back to Home