Loading...
HAM
Penulis: Sabar Subekti 09:52 WIB | Rabu, 09 Juni 2021

Hakim: Pesawat Malaysia MH17 Jatuh Ditembak Rudal Rusia

Hakim ketua, Hendrik Steenhuis (kanan) menunjuk saat ia dan hakim pengadilan serta pengacara lainnya berdiri di samping reruntuhan pesawat Malaysia Airlines Penerbangan MH17 yang telah direkonstruksi, di pangkalan udara militer Gilze-Rijen, Belanda selatan, pada 26 Mei 2021. Hakim memeriksa reruntuhan penerbangan MH17 sebagai bagian dari sidang pidana empat tersangka. (Foto berkas: AFP)

AMSTERDAM, SATUHARAPAN.COM-Seorang hakim di pengadilan pidana Belanda mengatakan bahwa ada bukti pesawat milik Malaysia yang jatuh ketika terbang di atas Ukraina timur yang dikuasai pemberontak pada tahun 2014 itu, karena terkena ledakan luar yang disebabkan oleh rudal Buk buatan Rusia.

Hakim pada hari Selasa (8/6) mulai membacakan bukti dalam persidangan di Belanda terhadap empat tersangka yang buronan: tiga orang Rusia dan seorang warga negara Ukraina , yang dituduh menembak jatuh pesawat pada 17 Juli 2014, dan membunuh semua 298 orang di dalamnya.

Penerbangan MH17 dari Amsterdam ke Kuala Lumpur itu jatuh di sebuah lapangan di wilayah yang dikuasai oleh separatis pro Rusia yang berperang melawan pasukan Ukraina. Pesawat jatuh setelah ditembak dengan apa yang dikatakan penyelidik internasional sebagai rudal darat-ke-udara Rusia.

“Para ahli telah menyatakan bahwa dampak pada lambung (pesawat) kompatibel dengan sistem rudal Buk dan hulu ledak Buk. Tidak ditemukan kerusakan yang tidak sesuai dengan skenario itu, atau yang mengindikasikan skenario lain,” kata hakim Hendrik Steenhuis.

Setelah bertahun-tahun mengumpulkan bukti, tim penyelidik internasional menyimpulkan pada bulan Mei 2018 bahwa peluncur rudal yang digunakan untuk menembak jatuh pesawat itu milik Brigade Rudal Anti-Pesawat ke-53 Rusia.

Pemerintah Belanda menganggap Moskow bertanggung jawab atas kasus itu. Tetapi Rusia membantah pihaknya terlibat.

Keempat tersangka diadili secara in absentia. Setelah satu tahun sebagian besar persidangan prosedural, hakim mengumumkan dimulainya fase pembuktian pada hari Senin (7/6).

Pekan ini majelis hakim secara khusus akan melihat untuk menentukan jenis rudal apa yang mengenai pesawat, dari mana ditembakkan dan apakah keempat tersangka dapat dimintai pertanggungjawaban.

“Hari ini, ini tentang: apakah itu rudal Buk atau bukan?” kata Hans de Borst, yang kehilangan putrinya dalam kecelakaan itu, sebelum sidang. “Saya pikir pertanyaannya sudah dijawab, tetapi pengadilan sekarang benar-benar menjawabnya, jadi ini penting.” (Reuters)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home