Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 09:41 WIB | Rabu, 17 Juni 2020

Hizbullah Lebanon Akan Kerahkan Anggota Hadapi Demonstran

Seorang demonstran mengibarkan bendera nasional ketika polisi menggunakan meriam air selama protes terhadap pemerintah yang baru dibentuk di Beirut, Lebanon 22 Januari 2020. (Foto: dok. Reuters)

BEIRUT, SATUHARAPAN.COM-Hizbullah dan sekutu Syiahnya akan mengirim orang ke jalan-jalan di Lebanon jika mereka merasa itu akan mencegah bentrokan dan kekacauan, kata pemimpin kelompok itu hari Selasa (16/6).

Hassan Nasrallah, sekretaris jenderal Hizbullah, mengatakan kepada orang-orang untuk "mencatat sekarang ... bahwa kita akan melakukannya," dalam pidato di televisi di mana dia menyinggung masalah domestik Lebanon, dikutip Al Arabiya.

Lebanon menghadapi protes keras dengan bank-bank dan properti publik dan pribadi dibakar dan dirusak pekan lalu setelah penduduk setempat turun ke jalan karena frustrasi dengan situasi sosial ekonomi yang memburuk.

Beberapa laporan yang beredar menyalahkan kekerasan para pendukung Hizbullah dan sekutu mereka, Gerakan Amal. Namun Nasrallah menolak klaim ini dan meminta pemerintah dan pasukan keamanan untuk menganalisis rekaman CCTV dan membawa pelaku ke pengadilan.

Dia sebaliknya menyalahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Beirut karena mencoba mencampurkan protes rakyat untuk mengakhiri korupsi dengan demonstrasi yang menyerukan agar Hizbullah dilucuti.

Protes pecah Kamis lalu setelah depresiasi dramatis mata uang lokal, dan menimbulkan spekulasi tentang nasib pemerintah, yang terdiri dari Hizbullah dan sekutunya. Nasrallah mengecilkan laporan bahwa itu frustrasi terhadap pemerintah Diab.

"Kedutaan Besar Amerika mengandalkan protes," kata Nasrallah, menambahkan bahwa Hizbullah tidak akan menyerahkan senjata dan menerima untuk hidup di bawah ancaman Israel.

Kepada kelompok dan partai politik yang menentang partainya yang didukung Iran, dia mengatakan mereka harus "menyajikan alternatif" bagi mereka yang mendukung Hizbullah. "Ini jauh lebih besar dan lebih penting daripada diselesaikan dengan kata-kata kutukan... dan protes di sana-sini."

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home