Loading...
RELIGI
Penulis: Ignatius Dwiana 00:36 WIB | Jumat, 03 Januari 2014

Iran: Lima Orang Kristen Ditangkap Karena Merayakan Natal

Petugas keamanan Iran menyerbu rumah ketika sekelompok orang Kristen beribadah dan merayakan kelahiran Yesus pada malam Natal. (Foto: dari mohabatnews.com)

IRAN, SATUHARAPAN.COM – Lima orang Kristen dari gereja rumah di Teheran timur ditangkap selama perayaan Natal. Mereka adalah lima orang Iran yang baru masuk Kristen, demikian seperi dilaporkan Mohabat News sebuah kantor berita Kristen di Iran pada Minggu (29/12).

Petugas keamanan Iran menyerbu sebuah rumah yang dimiliki Hosseini. Di rumah itu sekelompok orang Kristen berkumpul beribadah dan merayakan kelahiran Yesus pada malam Natal, Selasa (24/12). Petugas keamanan menangkap Hosseini, Ahmad Bazyar, Faegheh Nasrollahi, Mastaneh Rastegari, dan Amir – Hossein Ne'matollahi.

Komite Hak Asasi Manusia Wartawan melaporkan bahwa petugas keamanan bersenjata menggerebek gereja rumah. Mereka menghina dan mencari yang hadir, menggeledah rumah, dan menyita semua buku-buku Kristen, CD, dan laptop diketemukan. Mereka juga mengambil penerima TV satelit.

Petugas keamanan juga menggeledah sebuah rumah tetangga. Karena mereka menyaksikan penyerangan itu. Petugas keamanan menghina dan memukuli ayah dari keluarga itu dan memperingatkan untuk tidak berbicara dengan siapa pun tentang apa yang telah mereka saksikan. 

Masih belum ada kabar terbaru tentang keberadaan atau kondisi orang-orang Kristen ditangkap tersebut.

Pemerintah Iran dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan tekanan dan ancaman kepada umat Kristen di seputar perayaan Natal. Terutama untuk yang baru masuk Kristen. Mereka ditangkap atau menghadapi penganiayaan lain. Sejumlah besar orang yang baru masuk Kristen ditahan di Teheran dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah juga telah meningkatkan pengawasan gereja.

Sementara Presiden Iran Hassan Rouhani memberi ucapan selamat Natal kepada Paus Fransiskus pada 25 Desember lalu. Tetapi pemerintahannya terus melecehkan orang Kristen Iran dan membatasi kebebasan mereka. (Mohabat News)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home