Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 20:18 WIB | Rabu, 29 Januari 2020

Jenazah Korban Kecelakaan Helikopter Kobe Bryant Baru Sebagian Teridentifikasi

okasi jatuhnya helikopter di Calabasas, California selatan, Amerika Serikat, pada 26 Januari 2020. Mantan bintang NBA Kobe Bryant merupakan satu dari sembilan orang yang tewas dalam kecelakaan helikopter tersebut. (Foto: Xinhua/Li Ying)

LOS ANGELES, SATUHARAPAN.COM - Tim penyidik telah berhasil mengevakuasi sembilan jenazah dari lokasi kecelakaan helikopter yang menewaskan mantan bintang NBA Kobe Bryant bersama delapan orang lainnya di Los Angeles pada Minggu (26/1) pagi waktu setempat, demikian disampaikan pihak berwenang pada Selasa (28/1).

Tiga jenazah berhasil dievakuasi dari puing-puing helikopter yang berlokasi di blok 4200 di Las Virgenes Road di Calabasas, California, pada Minggu sore, sementara enam lainnya ditemukan pada hari berikutnya, menurut pernyataan yang dirilis oleh Departemen Pemeriksa Medis-Koroner Los Angeles County.

Para penyidik telah mengidentifikasi tiga pria dan satu wanita yang berada di dalam helikopter tersebut. Mereka adalah John Altobelli, Kobe Bryant, Sarah Chester dan Ara Zobay, papar departemen itu.

Sementara lima korban tewas lainnya belum dapat diidentifikasi.

Helikopter itu jatuh di medan yang curam pada Minggu pagi dan mengakibatkan kebakaran kecil di area seluas 0,25 hektare. Kesembilan orang di dalam helikopter, termasuk pilot dan delapan penumpang, tewas dalam insiden nahas tersebut.

Badan Keselamatan Transportasi Nasional (National Transportation Safety Board/NTSB) Amerika Serikat tengah mencari catatan pilot, informasi cuaca, komunikasi terkait kontrol lalu lintas udara, serta puing-puing helikopter sebagai bagian dari penyelidikan, kata anggota NTSB Jennifer Homendy.

Helikopter itu tidak dilengkapi dengan kotak hitam, yang secara hukum memang tidak diwajibkan, imbuh Homendy. (Xinhua)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Edu Fair
Back to Home