Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Sabar Subekti 18:21 WIB | Sabtu, 19 November 2022

Jerman Protes FIFA Terkait Kritik pada HAM di Qatar, Tuan Rumah Piala Dunia

Supporter sepak bola memasang spanduk selama pertandingan Bundesliga Jerman antara Borussia Dortmund dan VfB Stuttgart di Dortmund, Jerman, Sabtu, 22 Oktober 2022. Biasanya ketika Piala Dunia tiba, orang Jerman dengan bangga mengibarkan bendera negara mereka dan dengan antusias mendukung tim mereka. Tapi tidak kali ini. Orang-orang memboikot turnamen dan banyak penggemar mengatakan mereka tidak akan menonton sebagai protes terhadap pelanggaran hak asasi manusia di Qatar. (Foto: dok. AP/Martin Meissner)

AL-RUWAIS, SATUHARAPAN.COM-Presiden federasi sepak bola Jerman, Bernd Neuendorf, telah mengkritik FIFA karena upayanya untuk membatasi aktivitas politik tim nasional dalam hal hak asasi manusia.

Berbicara pada konferensi pers pertama Jerman di Qatar menjelang Piala Dunia, Neuendorf mengatakan pada hari Jumat (18/11) bahwa dia sangat kesal dengan surat presiden FIFA, Gianni Infantino, dua pekan lalu yang mendesak tim untuk "fokus pada sepak bola" dan mengesampingkan masalah politik.

“Bahwa topik hak asasi manusia sekarang seharusnya tidak lagi berperan, bahwa kita sekarang berkonsentrasi di sini hanya pada sepak bola, itu membuat kita jengkel sampai batas tertentu dan mengganggu kita,” kata Neuendorf.

Dia menambahkan federasi harus mengirim sinyal untuk menunjukkan bahwa itu tidak akan dibungkam.

Neuendorf juga mengacu pada keputusan FIFA untuk melarang tim Denmark membawa slogan "Hak Asasi Manusia Untuk Semua" di kaus latihan.

“Itu dinyatakan sebagai pernyataan politik dan karena itu dilarang,” kata Neuendorf. “Kami tidak berbicara tentang keputusan politik yang dapat dibuat dengan satu atau lain cara dengan slogan seperti 'Hak Asasi Manusia Untuk Semua'. Ini tentang hak asasi manusia. Dan hak asasi manusia bersifat universal dan mengikat di seluruh dunia.”

Neuendorf mengatakan Jerman bekerja sama dengan federasi Eropa lainnya yang menginginkan kapten mereka mengenakan ban lengan dengan desain hati pelangi selama pertandingan Piala Dunia untuk memprotes diskriminasi.

“Ini bukan pernyataan politik, karena ini adalah pernyataan hak asasi manusia,” kata Neuendorf, yang menambahkan jika dilarang, “Saya akan siap menerima denda juga.” (AP)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Edu Fair
Back to Home