Loading...
EKONOMI
Penulis: Martahan Lumban Gaol 17:08 WIB | Senin, 04 April 2016

Jokowi ke Indonesia Bagian Timur Demi Tol Laut

Ilustrasi. Presiden Jokowi meninjau Proyek Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi V Km. 13 Balikpapan - Sepinggan, Balikpapan Utara, hari Kamis (24/3). Ruas jalan tol yang tengah ditinjau Presiden ini telah dimulai kembali pembangunannya sejak November 2015. (Foto: Biro Pers Istana Presiden)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Presiden Joko Widodo bertolak menuju Kota Ambon, Provinsi Maluku, hari Senin (4/4).  Jokowi akan Presiden akan meresmikan Jembatan Merah Putih.

Berdasarkan keterang tertulis yang diterima satuharapan.com dari Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, di Jakarta, jembatan ini akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia  bagian timur yang memiliki jarak sepanjang 1.140 meter dan kelak akan mempercepat waktu tempuh antara Bandara Pattimura dan Kabupaten Maluku Tengah.

Jokowi tidak hanya akan mengunjungi Kota Ambon, dalam kunjungan yang dijadiwalkan berlangsung tiga hari ke depan, orang nomor satu di Republik Indonesia itu juga akan mengunjungi Provinsi Papua Barat dan Maluku Utara.

“Dalam beberapa kali kesempatan, Presiden mengatakan bahwa pembangunan harus mencerminkan Indonesia sentris bukan Jawa sentries,” ucap Ari.

Resmikan 5 Pelabuhan

Lebih lanjut, dia menyampaikan, setelah dari Kota Ambon, Jokowi akan menuju Provinsi Papua Barat untuk meresmikan Pelabuhan Laut Wasior. Sedangkan di Maluku Utara, tepatnya di Kota Morotai, Jokowi akan meresmikan Energi Baru Terbarukan Maluku dan Maluku Utara serta Papua dan Papua Barat. Presiden juga akan meresmikam Pelabuhan Tobelo, Pelabuhan Galela, Pelabuhan Tutu Kembong, Pelabuhan Wonreli dan Pelabuhan Pulau Teor.

“Dengan diresmikannya lima pelabuhan di wilayah Maluku dan Maluku Utara serta satu di Papua Barat pada kunjungan Presiden kali ini, menunjukkan keseriusan Presiden dalam mewujudkan program tol laut yang digagasnya sejak masa kampanye pemilihan Presiden dan Wakil Presiden beberapa waktu lalu,” kata Ari.

Dia menjelaskan, Tol Laut adalah upaya pemerintah dalam menegaskan kembali Indonesia sebagai bangsa maritim dengan membangun transportasi laut sehingga sistem logistik antar pulau dan di dalam kepulauan tersebut dapat terhubungkan. Program ini bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di nusantara.

Dengan adanya koneksi antara pelabuhan-pelabuhan laut ini, Ari melanjutkan, maka dapat akan mempersatukan Indonesia, menghubungkan Indonesia dari Sabang sampai Merauke, serta terciptanya kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok.

"Tol laut itu bukan jalan. Artinya, ada deep sea port, ada pelabuhan di Sumatera, di Jawa, di Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Dan ada kapal besar yang setiap hari mondar-mandir, sehingga harga di semua pulau ini sama. Ini kan rasa keadilan," kata Ari mengutip ucap Jokowi pada tahun 2014 silam.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home