Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 06:46 WIB | Selasa, 19 Januari 2021

Jokowi Minta Segera Pebaiki Saran Perhubungan Yang Rusak Akibat Banjir

Jokowi hari Senin (18/1) meninjau situasi bencara banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.
Jokowi Minta Segera Pebaiki Saran Perhubungan Yang Rusak Akibat Banjir
Presiden Joko Widodo menyimak pemaparan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, mengenai situasi di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan yang terdampak banjir. Jokowi meninjau keadaan sekitar dari atas Jembatan Pekauman yang berada di Kabupaten Banjar, hari Senin (18/1/2021). (Foto: BPMI Setpres/Lukas)
Jokowi Minta Segera Pebaiki Saran Perhubungan Yang Rusak Akibat Banjir

BANJAR, SATUHARAPAN.COM-Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menangani kerusakan sejumlah sarana penghubung yang rusak karena bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu yang rusak adalah jembatan Mataraman yang mengakibatkan akses jalan nasional di Kalimantan Selatan terputus.

“Saya ingin memastikan ke lapangan, yang pertama mengenai kerusakan infrastruktur yang memang terjadi. Ada beberapa jembatan yang runtuh… Saya sudah minta Menteri PU agar dalam 3-4 hari ini bisa diselesaikan, sehingga mobilitas distribusi barang tidak terganggu,” kata Presiden saat meninjau jembatan Mataraman di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, hari Senin (18/1/2021).

Jokowi mengatakan dalam tinjauannya di lapangan, evakuasi warga terdampak ditangani dengan baik, dan kemudian menekankan ketersediaan logistik dan kebutuhan lain bagi para pengungsi.

“Ini yang penting karena hampir 20 ribu masyarakat berada di dalam pengungsian. Kekurangan-kekurangan yang ada nanti bisa dibantu dari pemerintah pusat selain dari logistik yang ada di pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota,” katanya.

Curah hujan yang sangat tinggi selama hampir sepuluh hari secara berturut-turut menyebabkan Sungai Barito yang biasanya menampung kurang lebih 230 juta meter kubik air kini menghadapi lonjakan debit air secara signifikan. Hal itu diperkirakan memicu banjir yang saat ini terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan dukacita bagi para korban sekaligus mendoakan ketabahan bagi para keluarga yang ditinggalkan.

“Saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam atas korban yang meninggal di musibah banjir di Kalimantan Selatan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran dan keikhlasan,” katanya.

Editor : Sabar Subekti

Kampus Maranatha
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home