Loading...
RELIGI
Penulis: Reporter Satuharapan 17:28 WIB | Senin, 13 April 2020

Jutaan Pemirsa Menonton Andrea Bocelli Menyanyi di Katedral Kosong

Tenor Italia Andrea Bocelli dalam konser solo "Music for Hope" di Katedral Duomo di Milan, Italia, yang kosong pada Minggu Paskah, 12 April 2020, melantunkan empat lagu sakral, dengan hanya diiringi organis katedral, Emanuele Vianelli. (Foto: Moviedebuts.com/Luca Rossetti)

MILAN, SATUHARAPAN.COM – Penyanyi tenor Italia, Andrea Bocelli, melaksanakan “konser solo” pada Minggu Paskah dari Katedral Milan yang kosong. Acara itu disiarkan langsung ke hadapan jutaan orang di seluruh dunia, yang sedang menjalani isolasi mandiri demi memutus penyebaran virus corona baru.

Pertunjukan “Music for Hope”, yang disiarkan di YouTube dari Katedral Duomo Milan, itu ditonton lebih dari 22 juta kali sejauh ini, mengutip dari Channel News Asia. Bocelli, untuk acara itu, seperti dilaporkan deadline.com, mendapatkan izin khusus dari pastor kepala Mgr Gianantonio Borgonovo dan Wali Kota Giuseppe Sala.

Dengan diiringi organis katedral, Emanuele Vianelli, Bocelli, 61 tahun, menyanyikan empat lagu di dalam gedung Gothic yang megah itu, Panis Angelicus (dari Messe Solennelle Op 12, FWV 61), César Franck; Ave Maria, CG 89a (gubahan Johann Sebastian Bach, Prelude no 1, BWV 846), Charles-François Gounod; Sancta Maria (gubahan dari Cavalleria Rusticana, Intermezzo), Pietro Mascagni; Domine Deus (dari Petite Messe Solennelle), Gioachino Antonio Rossini.

Ia mengakhiri konser tunggalnya dengan membawakan lagu Amazing Grace (John Newton) dari tangga katedral, dengan montase gambar yang menunjukkan jalan-jalan kosong di Paris, London, dan New York.

“Pada hari di mana kita merayakan hari kemenangan dalam keimanan kita, saya merasa terhormat dan dengan senang hati menjawab ‘Si’ atas undangan Kota dan Duomo Milan,” kata mahabintang yang kehilangan penglihatannya pada usia 12 tahun  itu dalam sebuah pesan pendek yang diputar sebelum konser, yang lebih senang ia sebut “renungan atau doa bersama”.

“Berkat musik, yang disiarkan secara langsung, menyatukan jutaan tangan yang tergenggam di mana-mana di dunia, kita akan memeluk denyut hati Bumi yang terluka ini,” katanya.

Wilayah Lombardy yang beribu kota di Milan, menjadi yang paling terpukul dalam krisis virus corona di Italia, dengan mencatat lebih dari 9.000 kematian.

“Andrea Bocelli adalah hadiah sejati dari Tuhan. Ia melakukan hal yang indah, yang perlu saya lihat dan rasakan saat ini. Terima kasih Bocelli, karena telah berbagi hadiah suara dan musik Anda dengan kami,” tulis pemirsa YouTube, Peggy Young, yang dikutip Channel News Asia.

Gereja-gereja di Italia tutup di perayaan penting kali ini, dan bahkan doa-doa yang diberikan oleh Paus Fransiskus pada hari Minggu Paskah (12/4) disiarkan langsung.

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home