Loading...
HAM
Penulis: Ignatius Dwiana 08:01 WIB | Sabtu, 23 November 2013

KKPK: Semua Wilayah Indonesia Terjadi Pelanggaran HAM Berat

Media briefing dengar Kesaksian KKPK. (Foto: Ignatius Dwiana)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Koordinator Koalisi Keadilan dan Pengungkapan Kebenaran (KKPK), Kamala Chandrakirana, menyebutkan bahwa dari ujung timur Indonesia hingga ke barat terjadi pelanggaran berat hak asasi manusia (HAM). Kasus pelanggaran HAM berat tidak banyak diminati dan tidak banyak di-cover media dan negara bersikap setengah hati atas hal itu.

"Kita semua tahu Presiden SBY telah mengupayakan atau menjanjikan satu mekanisme penyelesaian, baik lewat polhukam dengan gabungan tim lintas sektoral maupun pengangkatan Pak Albert Hasibuan sebagai Wantimpres untuk pelanggaran masa lalu. Tetapi kedua mekanisme itu tidak menghasilkan langkah-langkah yang kongkrit sejauh ini,” kata Kamala Chandrakirana di media briefing ‘Dengar Kesaksian’ KKPK di Jakarta pada Rabu (20/11).

KKPK mau menegaskan bahwa tidak mungkin ada maaf sebagaimana yang dijanjikan SBY tanpa kebenaran. Juga tidak mungkin ada keadilan tanpa kebenaran. Koalisi ini berkeinginan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu diselesaikan secara tuntas dan sesuai dengan standar internasional.

Oleh karena itu, penting membahas kekerasan dan pelanggaran HAM melalui kesaksian para korban sendiri. Kegiatan ‘Dengar Kesaksian’ yang akan berlangsung dari 25 hingga 29 November berupaya untuk memberanikan melihat sejarah hitam Indonesia sebagai sebuah bangsa.

Kegiatan ‘Dengar Kesaksian’ ini bertujuan mendorong pertanggungjawaban negara atas seluruh pelanggaran HAM berat yang sudah terjadi, terutama di tahun 1965.

Selain itu, untuk meningkatkan dukungan masyarakat untuk terlibat penyelesaian pelanggaran HAM berat dan memfasilitasi penguatan para korban yang selama ini diabaikan. Kegiatan ini mencoba membangun kerja bersama melalui mekanisme-mekanisme yang memungkinkan sehingga para korban bisa pulih secara utuh hak asasinya.

KKPK adalah koalisi yang concern terhadap pelbagai kasus pelanggaran berat HAM di Indonesia. KKPK yang berdiri sejak 2008 dan beranggotakan 47 organisasi yang tersebar di pelbagai wilayah Indonesia, seperti Jakarta, Aceh, Papua, Jawa Tengah, Kupang, Palu, dan Ambon.

Editor : Sabar Subekti

Kampus Maranatha
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home