Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 12:48 WIB | Senin, 13 April 2020

Koalisi: Houthi Langgar Gencatan Senjata 241 dalam 48 Jam

Juru bicara koalisi militer pimpinan Arab Saudi, Kolonel Turki al-Maliki. (Foto: Al Arabiya)

RIYADH, SATUHARAPAN.COM-Koalisi militer pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintah sah di Yaman mengatakan pada hari Minggu (12/4) bahwa milisi Houthi melakukan 241 pelangaran gencatan senjata dalam 48 jam yang mulai berlaku pada Kamsi (9/4).

Koalisi mengatakan pelanggaran itu termasuk aksi militer agresif menggunakan semua jenis persenjataan ringan dan berat serta rudal balistik.

Sementara itu dikatakan bahwa pasukan Koalisi dan tentara nasional Yaman berpegang teguh pada gencatan senjata. "Kami menerapkan pengekangan diri sepenuhnya, tetapi mempertahankan hak yang sah untuk menanggapi dalam kasus-kasus pertahanan diri di garis depan."

Juru bicara koalisi, Kolonel Turki al-Maliki, pada Rabu (8/4) lalu mengumumkan gencatan senjata total di Yaman selama dua pekan sebagai bagian dari upaya untuk memerangi penyebaran virus corona.

Koalisi mengatakan keputusan itu diambil setelah pengumuman awal pada 25 Maret untuk mendukung keputusan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional untuk menerapkan gencatan senjata. Hal itu menyusul seruan utusan khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths, dan pihak-pihak yang bertikai untuk meletakkan senjata mereka.

“Koalisi mengumumkan gencatan senjata yang komprehensif di Yaman untuk jangka waktu dua pekan, dimulai pada hari Kamis (9/4) pukul 12.00 waktu setempat. Dan dapat diperpanjang untuk menciptakan kondisi yang tepat untuk melaksanakan usulan utusan khusus PBB. Utusan untuk Yaman mengadakan pertemuan antara pemerintah yang sah dan Houthi,” demikian pernyataan koalisi. (SPA).

Editor : Sabar Subekti

Kampus Maranatha
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home