Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 09:24 WIB | Rabu, 01 Maret 2017

KPA Tangerang Data 106 Remaja Tertular HIV-AIDS

Ilustrasi. masyarakat yang secara sukarela mengikuti kegiatan tes darah gratis sebagai upaya mencegah penyebaran virus HIV dalam rangka peringatan Hari AIDS dunia di jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (1/12/2013) (Foto-foto : Dok.satuharapan.com/Dedy Istanto).

TANGERANG, SATUHARAPAN.COM – Komisi Perlindungan Aids (KPA) Kabupaten Tangerang, Banten, telah mendata sebanyak 106 kasus yang menimpa remaja di wilayah ini tertular HIV-AIDS.

“Kami mengimbau agar orang tua dapat mengawasi dengan ketat karena perilaku mereka saat ini dianggap sudah menyimpang," kata Anggota KPA Kabupaten Tangerang Eko Darmawan di Tangerang, Selasa (1/3).

Eko mengatakan hasil pendataan tahun 2016 bahwa terdapat 994 kasus HIV-AIDS, maka 49 kasus diantaranya menimpa remaja usia 14-24 tahun.

Menurut dia, kasus 106 remaja tertular HIV-AIDS itu, merupakan akumulatif data pada tahun sebelumnya dan tersebar pada beberapa kecamatan terutama di kawasan pantai utara.

Dia menambahkan, remaja merupakan golongan yang rentan kedua terkena HIV-AIDS setelah ibu rumah tangga.

Hal tersebut, karena remaja maupun ibu rumah dianggap tidak mengerti dan belum faham tentang penularan HIV-AIDS.

Masalah ini menjadi perhatian khusus untuk pencegahannya, karena berbagai upaya dilakukan diantaranya melalui sosialisasi ke beberapa sekolah.

Para remaja diharapkan mengerti tentang pendidikan reproduksi sehingga mereka tidak melakukan tindakan menyimpang sebelum menikah.

Untuk menekan jumlah remaja terkena HIV-AIDS tersebut, pihaknya telah membentuk Relawan Peduli Kesehatan Reproduksi dan Aids (Replika) yang mayoritas adalah remaja.

Relawan ini bertugas memberikan wawasan maupun pemahaman kepada remaja agar dapat menghindari terkena HIV-AIDS.

Saat ini telah ada sebanyak 11 relawan, mereka memberikan penjelasan dan mengikuti sosialisasi KPA setempat ke beberapa sekolah.

Perilaku remaja saat ini banyak yang menyimpang dan kelewat batas, karena mereka sampai berhubungan badan, ini dapat membahayakan dirinya dan orang lain, tindakan demikian harus dicegah. (Ant)

 


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home