Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 17:21 WIB | Jumat, 13 Juni 2014

KPK Gelar Diskusi tentang Intervensi Politik terhadap Media

KPK Gelar Diskusi tentang Intervensi Politik terhadap Media
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar diskusi bertajuk Intervensi Politik terhadap Media yang dihadiri sejumlah narasumber diantaranya pimpinan KPK Bambang Widjojanto, Suryopratomo, Ignatius Haryanto, dan Johan Budi di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/6). Dalam diskusi tersebut membicarakan tentang perihal tentang kepemilikan media yang kini masuk dalam kancah politik menjelang pemilihan umum. (Foto-foto: Dedy Istanto).
KPK Gelar Diskusi tentang Intervensi Politik terhadap Media
Salah satu narasumber Ignatius Haryanto saat mempresentasikan tentang kondisi media di Indonesia pasca tahun 1998 dalam diskusi bertajuk Intervensi Politik terhadap Media yang digelar oleh KPK.
KPK Gelar Diskusi tentang Intervensi Politik terhadap Media
Ignatius Haryanto saat menyoroti sejumlah pemilik media yang kini masuk dalam kancah politik yang menjadi perbincangan dalam diskusi yang digelar oleh KPK.
KPK Gelar Diskusi tentang Intervensi Politik terhadap Media
Direktur pemberitaan Metro TV Suryopratomo saat hadir menjadi salah satu narasumber dalam diskusi bertajuk Intervensi Politik terhadap Media yang digelar oleh KPK.
KPK Gelar Diskusi tentang Intervensi Politik terhadap Media
Pimpinan KPK Bambang Widjojanto saat hadir menjadi salah satu narasumber dalam diskusi bertajuk Intervensi Politik terhadap Media yang digelar oleh KPK di Pucak, Bogor, Jawa Barat.

BOGOR, SATUHARAPAN.COM – Mempertahankan independensi media dari intervensi politik jelang pemilihan presiden (Pilpres) didiskusikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan insan media. Media diharapkan mampu bersikap netral dan independen dari pengaruh politik, terutama menjelang Pemilihan Presiden 2014.

Diskusi bertajuk “Intervensi Politik terhadap Media” digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Puncak Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/6).

Pimpinan KPK Bambang Widjojanto, Direktur Pemberitaan Metrotv Suryopratomo, Ignatius Haryanto, dan juru bicara KPK Johan Budi hadir dalam diskusi membahas sejumlah media yang masuk ke ranah politik.

Dalam diskusi terungkap pula bahwa media merupakan industri yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat sehingga menjadi bisnis yang menguntungkan. Kondisi tersebut dapat dilihat dari pengusaha Rupert Murdoch dari Australia yang sangat fenomenal menjadi konglomerat media dunia. Rupert Murdoch dicurigai masuk ke industri media demi kepentingan bisnis semata.

Kekuatan media adalah sebuah kepercayaan. Media tidak akan menjadi perusahaan yang sehat jika tidak mampu membangun kredibilitas. Hal tersebut hanya bisa dicapai apabila redaksinya mampu bersikap fair, independen, dan tidak partisipan. Kepercayaan dari masyarakatlah yang membuat pemasang iklan mau memasang iklan yang membuat media mampu bertahan.

Suryopratomo berpendapat, persoalan tarik menarik kepentingan dalam ruang redaksi akan selalu terjadi. Ruang redaksi bukanlah ruang hampa yang hanya bisa diarahkan, namun tempat pergumulan ide tentang isu-isu yang akan diangkat dan bagaimana merealisasikannya. Kepentingan pemilik memang selalu muncul, tetapi selalu ada perlawanan dari ruang redaksi.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home