Loading...
FOTO
Penulis: Sabar Subekti 19:16 WIB | Sabtu, 05 Maret 2022

Labuhan Merapi

Labuhan Merapi
Abdi dalem Keraton Yogyakarta membawa uba rampe menuju Bangsal Srimanganti saat prosesi Labuhan Merapi di Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (5/3/2022). Upacara tersebut merupakan rangkaian peringatan Tinggalan Dalem Jumenengan atau bertahtanya Sri Sultan HB X sebagai Raja Keraton Yogyakarta. (Foto-foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko)
Labuhan Merapi
Labuhan Merapi

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM-Warga di lereng Gunung Merapi (3.425 mdpl) di Yogyakarta menyelenggarakan Labuhan Merapi di Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, pada hari Sabtu (5/3).

Upacara adat ini sebagai bagian dari peringatan Jumenengan Dalem. Upacara naik takhta Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Acara yang ke-32 ini terselenggara tanpa melibatkan banyak abdi dalem keraton maupun masyarakat.

Gunung Merapi sekarang berstatus Siaga (level III) dan juga situasi Pandemi COVID-19 yang menyebabkan acaranya dilakukan secara sederhana. Upacara ini bermakna memanjatkan doa kepada Tuhan serta penghormatan bagi leluhur Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Juru Kunci Merapi Mas Wedono Suraksohargo Asihono atau akrab disapa Mas Asih memimpin upacara Lahuhan Merapi. “Yang bisa naik dan diwajibkan naik hanya 30 orang. Selain itu tidak boleh naik," kata Mas Asih.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home