Loading...
DUNIA
Penulis: Prasasta Widiadi 09:57 WIB | Minggu, 12 Maret 2017

Ledakan Bom Tewaskan Puluhan Peziarah di Damaskus

Sejumlah orang bersiaga di dekat bus yang meledak di dekat pemakaman di Damaskus, Suriah. (Foto: aljazeera.com)

DAMASKUS, SATUHARAPAN.COM – Dua buah ledakan bom di Damaskus pada hari Sabtu (11/3) menyebabkan puluhan orang meninggal dunia, kebanyakan korban adalah peziarah dari umat Islam Syiah Irak.

Bom tersebut menyebabkan ratusan orang luka parah.

Stasiun televisi Suriah menayangkan rekaman dari tempat kejadian, antara lain beberapa bus yang rusak di tempat parkir kendaraan bermotor, dan dekat pemakaman Bab al-Saghir.

Pemakaman tersebut adalah salah satu yang tertua di kota tersebut, di mana sejumlah tokoh agama dan terkemuka dikebumikan.

Setelah kunjungan ke rumah sakit setempat, Menteri Dalam Negeri Suriah, Mohammed al-Shaar menyebutkan korban tewas sejumlah 40 orang. Dia juga mengatakan 120 orang terluka dalam serangan yang menargetkan warga sipil itu, termasuk turis yang mengunjungi kuil di daerah itu.

Shaar mengatakan sejumlah peziarah umat Islam Syiah asal Irak sering mengunjungi tempat-tempat suci di Suriah. Selain itu ada juga peziarah asal Iran dan penganut Syiah dari wilayah Asia lainnya juga sering datang ke tempat tersebut.

Sementara itu dari pihak Irak, siaran televisi negara tersebut juga mengabarkan yang sama yakni korban meninggal dunia sebanyak 40 orang dan 120 orang terluka.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Irak, Ahmed Jamal mengatakan dalam pernyataan bahwa tindakan itu adalah tindakan operasi teroris.

Organisasi yang mengamati perkembangan Suriah dan berbasis di Inggris, “The Syrian Observatory for Human Rights” menjelaskan bom tersebut diledakan saat sebuah bus yang berisi peziarah sedang lewat, dan pelaku bom bunuh diri meledakan dirinya.

Menurut koresponden Al Jazeera, Natasha Ghoniem yang melaporkan di dekat Gaziantep, perbatasan Turki dan Suriah, serangan itu adalah salah satu yang mematikan sepanjang sejarah di ibu kota Suriah. Pada Januari, kata dia, terjadi serangan serupa yang menargetkan prajurit dan melukai sepuluh warga sipil.

“Kita sekarang sedang membicarakan tentang peningkatan jumlah korban, tetapi di saat bersamaan adalah Damaskus – tempat Presiden Suriah, Bashar Al-Assad bermukim – relatif aman, serangan seperti ini tidak lazim,” kata Ghoniem. (aljazeera.com)

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home