Loading...
INDONESIA
Penulis: Endang Saputra 17:36 WIB | Rabu, 10 Agustus 2016

Legislator Nilai Tepat Langkah Polri Hentikan Penyelidikan Haris

Kepala Divisi Humas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli (kiri) berjabat tangan dengan Koordinator Komisi untuk Orang hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar (kanan) dalam acara memberikan keterangan tentang perkembangan terkait dengan tulisan Haris atas kesaksian terpidana mati Freddy Budiman dalam peredaran narkoba di Indonesia yang digelar disalah satu rumah makan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari Rabu (10/8). Dalam peryataannya Haris Azhar meminta kepada Presiden Joko Widodo turun tangan membentuk tim dalam merespon permasalahan tersebut. (Foto: Dedy Istanto).

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, mengatakan langkah Polri yang menghentikan sementara penyelidikan dugaan pencemaran nama baik dengan terlapor Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar, sudah tepat.

“Langkah Polri menghentikan penyelidikan terhadap Haris sudah tepat. Lebih baik energi Polri digunakan untuk mengembangkan informasi yang disampaikan Haris dengan melakukan pembenahan internal, serta menyelidiki kelompok jaringan narkotika,” kata Masinton saat dihubungi wartawan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, hari Rabu (10/8).

Sebelumnya, Haris Azhar mengaku mendengar kesaksian dari gembong narkotika Freddy Budiman terkait adanya keterlibatan oknum pejabat Badan Narkotika Nasional, Polri, TNI dan Bea Cukai dalam peredaran narkotika.

“Sejak awal saya sampaikan agar segala informasi tentang jaringan bandar-bandar narkoba didalami dan dikembangkan karen diduga melibatkan oknum-oknum dari berbagai institusi negara,” kata dia.

Masinton mengatakan pemanggilan Haris Azhar akan dilakukan setelah masa reses selesai dua pekan lagi. Saat ini anggota DPR sedang reses.

“Insya Allah diagendakan,” kata dia.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar dalam diskusinya di Jakarta hari Rabu (10/8)  mengatakan bahwa penyelidikan dugaan pencemaran nama baik terhadap Koordinator KontraS Haris Azhar dihentikan sementara.

Haris dilaporkan Polri, TNI, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) karena dianggap membeberkan informasi yang mencemarkan nama baik terkait cerita Freddy Budiman.

“Pencemaran nama baik ditunda dulu. Fokus ke kerja tim independen,” kata dia. 

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home