Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 16:12 WIB | Jumat, 18 Maret 2016

Makedonia Pulangkan 1.500 Imigran ke Yunani

Makedonia Pulangkan 1.500 Imigran ke Yunani
Seorang pria menggendong balita saat migran dan pengungsi menyeberangi sungai menuju Makedonia pada 14 Maret 2016 dari kamp pengungsian sementara di perbatasan Yunani-Makedonia dekat desa Idomeni, Yunani, tempat ribuan pengungsi terdampar karena blokade di perbatasan Balkan.
Makedonia Pulangkan 1.500 Imigran ke Yunani
Para imigran dan pengungsi menghangatkan diri dengan api unggun pada 13 Maret 2016 di tenda darurat dekat rel kereta di perbatasan Yunani-Makedonia dekat Desa Idomeni, Yunani, tempat ribuan imigran terjebak. Penderitaan para imigran kian mengkhawatirkan di kamp Idomeni, menurut pernyataan juru bicara badan urusan pengungsi PBB. Lebih dari 14.000 imigran terjebak di Idomeni. AFP/Daniel Mihailescu
Makedonia Pulangkan 1.500 Imigran ke Yunani
Seorang anak menerima selimut di kamp sementara di perbatasan Yunani-Makedonia di dekat desa Idomeni tempat ribuan pengungsi dan imigran terdampar pada 6 Maret 2016. Yunani sepertinya akan menerima 100.000 imigran lain pada akhir bulan ini, kata komisaris imigrasi Eropa pada 5 Maret, dua hari menjelang konferensi UE-Turki yang dianggap sebagai satu-satunya solusi layak untuk krisis itu. Yunani menjadi pusat krisis imigrasi Eropa terbesar dalam enam dekade setelah sejumlah larangan perbatasan di rute imigran dari Austria sampai Makedonia menyebabkan penumpukan di tanah mereka. AFP/Louisa Gouliamaki
Makedonia Pulangkan 1.500 Imigran ke Yunani
Para imigran memungut jeruk yang masih bisa dimakan dari tanah di perbatasan Yunani-Makedonia di dekat desa Idomeni di Yunani pada 11 Maret 2016, tempat ribuan pengungsi dan imigran terjebak oleh blokade perbatasan negara Balkan. Lebih dari 14.000 pengungsi yang didominasi warga Suriah dan Irak termasuk anak-anak tinggal di kamp kumuh tempat mereka terdampar akibat keputusan Skopje untuk menutup garis depan. Makedonia tidak mengizinkan siapa pun masuk sejak 7 Maret 2016. Sakis Mitrolidis/AFP

MAKEDONIA, SATUHARAPAN.COM – Sekitar 1.500 imigran yang berhasil menyeberang ke Makedonia dipulangkan kembali ke Yunani meski pintu perbatasannya ditutup bagi mereka selama sepekan, hari Selasa (15/3).

“Kemarin kami mendapati sekelompok imigran ilegal yang mencoba dan berhasil melintasi perbatasan secara tidak sah di dekat Desa Moin,” ujar Toni Janevski juru bicara militer Makedonia.

Sekelompok pria, wanita dan anak-anak pada hari Senin (14/3) berangkat dari kamp pengungsi yang penuh di sisi Yunani dan menyusuri sebuah sungai menuju Makedonia, mereka lalu dicegah  oleh personel militer. “Tanpa adanya insiden atau aksi kekerasan, mereka diblokir dan pada pagi dipulangkan ke Yunani.”

Sekitar 80 jurnalis dan aktivis yang ditahan oleh kepolisian Makedonia juga dibebaskan dan diizinkan kembali ke Yunani setelah melakukan perjalanan bersama dengan imigran. Namun setelah kembali ke Yunani, wartawan Agence France Presse (AFP) mengatakan bahwa mereka melihat sedikitnya dua imigran yang tampaknya dipukuli, sementara seorang sumber pemerintahan Yunani mengatakan bahwa imigran tersebut dipulangkan melalui penyeberangan “ilegal”. Seorang warga Afganistan yang menderita cidera pada wajah mengatakan pada media Yunani bahwa kepolisian Makedonia memukulnya dibagian wajah dengan kayu. (Ant).

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home